Rumah Politik Jatim

Jelang Debat Capres, BPP Prabowo-Sandi di Jatim: Pemerintah yang Sekarang Salah Kebijakan!

Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi di Jawa Timur masih cukup optimistis Prabowo Subianto sebagai calon presiden yang diusung bisa unggul

Jelang Debat Capres, BPP Prabowo-Sandi di Jatim: Pemerintah yang Sekarang Salah Kebijakan!
surya/bobby constantine koloway
Ketua Bidang Media BPP Jatim, Hadi Dediansyah 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi di Jawa Timur masih cukup optimistis Prabowo Subianto sebagai calon presiden yang diusung bisa unggul dalam debat calon presiden, Sabtu (30/3/2019).

Meskipun rivalnya, Calon Presiden, Joko Widodo merupakan petahana, Prabowo dinilai memiliki bekal yang cukup dalam debat nanti.

Bahkan, BPP Jatim memberikan kritik keras apabila kubu Jokowi menglaim memiliki bekal pengalaman yang cukup di bidang pemerintahan.

"Pengalaman Pemerintahan dinilai cukup? Cukup yang bagaimana?," sindir Ketua Bidang Media BPP Jatim, Hadi Dediansyah kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (30/3/2019).

Sebaliknya, Hadi menilai Jokowi belum menghadirkan solusi konkret dalam bidang pemerintahan.

"Selama ini kan masih banyak ketimpangan dalam hal solusi kebijakan dan sebagainya. Jadi, tidak benar kalau dia mengklaim sukses dalam memimpin," tegas Hadi.

Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim ini justru menjelaskan bahwa rezim di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi saat ini menjadi titik balik dari beberapa pemerintahan sebelumnya.

"Malah hal ini menjadi titik balik terhadap pemerintahan yang sekarang," katanya.

"Misalnya saja, sektor ekonomi yang mengalami ketimpangan yang luar biasa. Belum ada solusi untuk mengukur tingkat ekonomi secara makro," kata Calon Legislatif dari Partai Gerindra untuk DPRD Jatim ini.

Termasuk, berbagai proyek infrastruktur juga dinilai belum pantas disebut sebagai prestasi pemerintah Jokowi. "Bangunan infrastruktur atau bangunan tol, kami harap jangan diklaim sepihak," kata Hadi.

"Apalagi, proyek itu sudah dirancang dari pemerintahan Soeharto secara berkesinambungan. Jokowi kan sebatas penerusnya," kata Caleg dari daerah pemilihan (Dapil) Surabaya (Jatim 1) ini.

Hadi memprediksi bahwa Prabowo akan menyiapkan berbagai kejutan program di bidang pemerintahan kedepan. "Pak Prabowo menyikapi secara rasional pemerintahan sekarang yang memang belum dikatakan sempurna. Banyak kekurangan. Bahkan, salah kebijakan," katanya.

"Yang pasti, Pak Prabowo tidak akan menyerang secara pribadi atau menyerang politik identitas. Pak Prabowo akan bertarung dengan adu konsep dan adu program. Sekalipun, dalam tiga kali debat, mereka (kubu Jokowi) selalu menyerang secara pribadi," pungkasnya.

Untuk diketahui Jokowi akan berhadapan dengan Prabowo dalam debat jilid keempat pada rangkaian Pemilihan Presiden 2019, Sabtu (30/3/2019). Tema debat kali ini adalah ideologi, pemerintahan, keamanan, serta hubungan internasional.

Berlangsung di Hotel Shangri La, Jakarta, acara ini akan disiarkan secara langsung oleh Metro TV, SCTV, dan Indosiar. KPU RI bersama Tim Pemenangan kedua paslon juga telah menunjuk Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi sebagai moderator debat.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved