Pelaku Batal Perkosa Calon Pendeta Muda karena Menstruasi, Hasil Pemeriksaan Forensik Polisi Salah

Dua pelaku batal memerkosa calon pendeta muda karena sedang menstruasi. Sebelumnya, polisi menyampaikan hasil pemeriksaan forensik ada pemerkosaan.

Pelaku Batal Perkosa Calon Pendeta Muda karena Menstruasi, Hasil Pemeriksaan Forensik Polisi Salah
capture FB
Pelaku Batal Perkosa Calon Pendeta Muda karena Menstruasi, Hasil Pemeriksaan Forensik Polisi Salah 

SURYA.co.id | PALEMBANG - Dua pelaku batal memerkosa calon pendeta muda karena sedang menstruasi. Sebelumnya, polisi menyampaikan hasil pemeriksaan forensik ada pemerkosaan.

Polisi pun mengakui kesalahan dalam pemeriksaan forensik tersebut. Cairan yang sebelumnya dikira sperma, ternyata bukan. 

Adapun polisi telah menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap calon pendeta muda itu. Keduanya adalah nang (20) dan Hendri (18).

Nang (20), salah satu tersangka pembunuhan calon pendeta MZ (24) di Kabupten OKI, Sumatera Selatan, mengaku memendam rasa cinta kepada korban sejak delapan bulan bekerja di perkebunan sawit.

Selama bekerja, ia selalu melihat korban keluar menuju pasar. Namun, satu pekan sebelum kejadian, pelaku sempat tersinggung dengan ucapan korban sehingga memicunya nekat untuk membunuh korban.

"Saya dikatain jelek. Saya memang suka, tapi takut ngomong," kata Nang yang terduduk di kursi roda di Mapolda Sumatera Selatan, Jumat (29/3/2019).

Ucapan korban ternyata membuat Nang dendam. Ia lalu mengajak tersangka Hendri (18) untuk menghadang korban saat melintas di lokasi kejadian.

Sebelum menghadang, mereka mencari kain sarung untuk menutupi wajah agar tak dikenali oleh korban.

Selain itu, Nang juga menyiapkan ban dalam untuk mengikat tangan dan kaki korban.

Pada Senin (25/3/2019) sekitar pukul 18.00, kedua pelaku menyergap MZ dan seorang bocah berinisial NP yang bersama dengannya.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved