Berita Gresik
Pagar Pembatas Jebol, Fasum di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik Memprihatinkan
fasum yang berada di samping gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik memprihatinkan.
Penulis: Willy Abraham | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | GRESIK - Fasilitas umum (fasum) yang berada di samping gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) memprihatinkan. Fasum jalan penghubung dari tempat parkir menuju perkampungan di wilayah Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik Kota, itu tampak tak terawat.
Padahal, WEP II baru diresmikan pada Maret 2017. Bangunan yang menelan biaya Rp 40 miliar itu tidak hanya dilengkapi dengan jalan penghubung yang berada di samping. Jalan penghubung yang tingginya sesuai dengan bangunan WEP itu dilengkapi oleh pagar pembatas.
Saat ini kondisinya amat memprihatinkan, karena banyak pagar yang jebol, bahkan ada yang di ganti dengan kayu sebagai pembatas. Tidak hanya itu, sebagian pagar pembatas yang berada di samping kanan kiri itu bahkan ada yang hilang, sehingga terlihat berlubang.
Belum lagi, jalan penghubung yang di cat putih itu menjadi sasaran vandalisme.
Banyak sekali coretan yang membuat pemandangan kurang sedap dipandang mata.
Jalan tersebut merupakan akses yang biasa digunakan warga dari jalan raya menuju perkampungan di kelurahan Sidomulyo.
Banyak juga anak-anak yang bermain sepeda dan berlarian.
"Bahaya kalau anak-anak main sepeda ke sini. Kalau tidak hati-hati bisa jatuh ke sungai," ujar Yitno salah seorang warga, Jumat (29/3/2019).
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Agus Pambudi, mengatakan pihaknya selama ini menjadi pengelola WEP.
Disinggung mengenai biaya perawatan, WEP sendiri masih belum diserahkan sepenuhnya kepada Dispora.
"Jadi sementara anggaran di WEP itu masih di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) belum diserahkan," ujarnya.
Baik WEP I yang berada di depan maupun WEP II masih belum diserahkan sepenuhnya kepada Dispora yang selama ini mengelola.
"Asetnya belum masuk. Kami cuma mengelola saja semuanya. WEP I masih aset Dinas Pariwisata dan WEP II aset masih Dinas PUTR, kita cuma mengelola saja," ujarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/wahana-ekspresi-poesponegoro-wep-gresik.jpg)