Berita Malang Raya

Ibu yang Dorong Putrinya Hingga Jatuh dari Mobil di Malang Ngaku Khilaf : Tak Ada Niat Menyakitinya

Ibu yang dorong putrinya hingga jatuh dari mobil di Malang mengaku khilaf : tak ada niatan untuk menyakitinya...

Ibu yang Dorong Putrinya Hingga Jatuh dari Mobil di Malang Ngaku Khilaf : Tak Ada Niat Menyakitinya
surya.co.id/istimewa
Video viral bocah SD didorong hingga terjerembab jatuh oleh ibunya di Jalan Bandung Kota Malang (kiri) dan permintaan maaf KW (40), ibu yang mendorong putrinya tersebut. 

Jilbab yang dipakai siswi SD itu sampai terkoyak namun tetap dipertahankan dipakai.

Di akhir video itu, siswa SD itu bisa masuk mobil bersama perempuan yang telah mendorongnya.

Tidak jelas hubungan mereka. Namun dari percakapan di WA yang beredar, itu anak dan ibu.

Dari penelusuran SURYA.co.id, lokasi kejadian itu ada di Jalan Bandung Kota Malang, tepatnya di seberang SPBU Jalan Bandung.

Bus Sewaan Perkuat Lokasi Video Viral

Yang semakin memperkuat lokasi video itu adalah keberadaan bus sewaan yang setiap hari memang di parkir di Jalan Bandung.

Bus sewaan itu sesuai dengan yang ada di video viral itu.

Jika melihat seragam siswa SD itu, kemungkinan terjadi hari Senin atau Selasa.

Sebab seragam SD merah putih itu biasa dipakai siswa saat hari Senin dan Selasa.

Namun yang agak berbeda dengan siswa SD lain adalah rompi merah yang dipakai siswa SD dalam video viral itu.

Dan tidak semua SD di Kota Malang memakai rompi seperti itu.

SURYA.co.id berusaha mendatangi ke salah satu SD swasta yang memiliki seragam dengan rompi merah itu untuk mengklarifikasi.

Sayangnya, saat tiba di sekolah, sekuriti mengatakan kepala sekolah tidak ada di tempat.

Saat ke kantor yayasan juga tidak ada pengurus menurut petugas tata usaha.

"Sedang tidak ada semua," kata salah satu petugas TU.

Ia menyatakan tidak tahu soal video viral itu.

Kasubag Humas Polresta Malang Kota Ipda Marhaeni menyatakan tim sudah turun menelusuri kebenaran video viral itu sejak pagi.

"Semoga sore ini sudah ada kejelasan dari tim yang turun di lapangan," jelasnya di Polres Malang Kota terpisah.

Viral di Facebook

Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan seorang bocah perempuan berseragam SD yang dipaksa untuk turun dari mobil oleh perempuan yang mengenakan hijab panjang.

Video tersebut diunggah akun Facebook Tedja Alvin, Rabu (27/3/2019).

Dalam video yang kemudian viral itu, si bocah terlihat dipaksa turun dan tasnya dibuang dari mobil warna putih yang terparkir di pinggir jalan.

Bahkan, seorang wanita mendorongnya keluar saat bocah tersebut mencoba masuk lagi ke dalam mobil.

Bocah tersebut berusaha untuk menahan saat pintu mobil itu dicoba untuk ditutup.

Saat bocah itu berusaha untuk masuk, wanita dari dalam mobil terus mendorong keluar dan terlihat memarahinya.

Wanita itu kemudian masuk mobil dan bocah tersebut masih berusaha untuk naik hingga terjatuh saat didorong.

Dengan tubuh tengkurap, dia masih mencoba untuk menahan pintu dengan tangannya.

Hingga akhirnya, wanita itu keluar dari mobil dan membantunya berdiri.

Setelah merapikan bajunya, bocah perempuan tersebut naik ke dalam mobil kembali.

Menurut informasi, peristiwa tersebut terjadi di dekat SMA BSS, Klojen, Malang.

"Terkejut saya saat mendapat kiriman video ini yg terjadi dikota Malang. Yang harus kita garis bawahi apa iya anak harus diperlakukan seperti itu.......siapapun yang melakukan itu, sudah melanggar hak anak. Apabila anak.melakukan kesalahan sekalipun. Tidak.harus memperlakukan anak seperti itu. Ingat anak adalah amanah dari Sang Pencipta yang bukan harus mengalami kesedihan karena keteledoran perilaku orang tua," tulis akun Tedja Alvin. (Sylvianita Widyawati/Aminatus Sofya/tribun video/aprilia saraswati)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved