Berita Surabaya

Hari Ini Wali Kota Surabaya Risma Wakili Indonesia jadi Pemateri Educational Forum di Rusia

Wali Kota Risma berkesempatan memaparkan kebijakan strategi Pemkot Surabaya dalam pengembangan pendidikan di kota Surabaya.

Hari Ini Wali Kota Surabaya Risma Wakili Indonesia jadi Pemateri Educational Forum di Rusia
SURYA.co.id/Delya Octovie
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memimpin sidak ke taman dekat kantor Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) di Tenggilis Tengah, juga bersama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), Sabtu (16/3/2019). Nantinya, taman akan ditambahkan TPS 3R yang bisa menghasilkan tenaga listrik. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hari ini Jumat (29/03/19) Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mewakili Indonesia menjadi pemateri International Educational Forum 2019 (forum pendidikan) di Kota St. Petersburg, Rusia.

Farah Andita Ramdhani, Kepala Sub Bagian Kerjasama Luar Negeri Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya mengatakan Wali Kota Risma mendapat kesempatan berbicara pada plenolitation topic, St. Petersburg International Educational Forum 2019.

"Forum dihadiri kurang lebih 450 orang, ada Gubernur St. Petersburg, hadir juga menteri pendidikan Rusia dan pejabat-pejabat tinggi lainnya. Ada juga perwakilan dari pemerintah berbagai negara seperti Finlandia, Austria dan Rusia juga pastinya, untuk itu forum ini bisa dibilang high level," terang Farah Andita, Jumat (29/3/2019).

Pada forum tahunan itu lanjut Farah, Wali Kota Risma berkesempatan memaparkan kebijakan strategi Pemkot Surabaya dalam pengembangan pendidikan di kota Surabaya.

Bukan hanya dari sisi pedagogi atau sebatas kegiatan belajar mengajar di sekolah, tapi juga membahas persoalan anak-anak secara keseluruhan.

Surabaya sudah menerapkan electronic education atau e-education dengan rapor online, ujian online, dan komunikasi dengan orang tua secara online.

Di luar itu skema yang lebih besar, Wali Kota Risma akan menyampaikan strategi yang dilakukan pemerintah kota Surabaya dalam hal menurunkan kenakalan remaja.

Salah satunya dengan cara membangun lapangan olahraga, taman, playground, ribuan taman bacaan, rumah bahasa, rumah matematika, co workings space yang semuanya aksesibel untuk siapapun atau semuanya dibuka secara gratis.

Semua tersedianya fasilitas itu bagian dari upaya menurunkan kesenjangan keadilan untuk semua anak-anak, dari mana pun merka bisa mengakses pendidikan yang berkualitas bukan hanya di sekolah tapi juga di luar sekolah.

"Seperti yang kita tahu Ibu Wali Kota selalu percaya bahwa setiap anak itu punya sesuatu yang berbeda. Mereka unik dan pasti semua anak punya kesempatan untuk menjadi sukses. Banyak hal yang akan disampaikan soal strategi yang pasti berbeda dibandingkan dengan negara-negara di Eropa," terang Farah Andita.

Farah melanjutkan kehadiran Surabaya mewakili Indonesia pada forum pendidikan yang sudah berlangsung 10 tahun belakangan ini, bisa dibilang cukup luar biasa.

Surabaya adalah delegasi pertama dari Indonesia yang berkesempatan mengikuti diskusi forum selama 5 hari, di ibukota pendidikan Rusia itu.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved