Berita Sidoarjo

Fenomena Sidoarjo Diselimuti Kabut Tebal di Pagi Hari, Begini Penjelasan BMKG Juanda

Sebagian wilayah Sidoarjo, Jumat (29/03/2019) pagi hari tadi, diselimuti kabut cukup tebal

Fenomena Sidoarjo Diselimuti Kabut Tebal di Pagi Hari, Begini Penjelasan BMKG Juanda
surya/Faiq Nuraini
Suasana Bandara Juanda di Sidoarjo yang berkabut. Sebagian wilayah Sidoarjo belakangan ini diselimuti kabut tebal pada pagi hari 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Sebagian wilayah Sidoarjo, Jumat (29/03/2019) pagi hari tadi, diselimuti kabut cukup tebal. Berdasarkan pantauan TribunJatim.com (grup surya.co.id), ada beberapa wilayah di Kota Delta yang berkabut, yaitu di daerah Tol Gempol Pandaan, Kalipecabean Candi, dan Jalan Lingkar Timur Sidoarjo.

Kasie Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto, mengatakan kabut yang menyelimuti Sidoarjo itu hanya kabut biasa bukan karena anomali atau fenomena aneh lainnya. Teguh bahkan mengatakan kabut itu sering terjadi di Sidoarjo.

"Penyebabnya dikarenakan adanya perbedaan suhu," kata Teguh.

Ia menjelaskan kabut itu seperti awan, namun awan tidak berada di permukaan bumi.

Ketika di suatu wilayah malam hari atau dini harinya diguyur hujan lebat, besar kemungkinan pagi harinya yang dingin akan muncul kabut.

"Jadi udara itu mengandung uap air dan ketika uap air didinginkan maka sebagian akan mengembun. Titik titik air ini sangat ringan sehingga dapat melayang di udara. Dan biasanya disebut sebagai kabut atau mist," paparnya.

Kabut itu akan hilang dengan sendirinya seiring dengan munculnya sinar matahari. Teguh menjelaskan kabut biasa terjadi ketika musim penghujan atau masa peralihan musim.

"Kalau musim kemarau sebenarnya ada yang serupa dengan kabut. Tapi namanya bukan kabut tapi haze. Sama sama partikel, bedanya kalau kabut partikel basah melayang di udara namun kalau haze adalah partikel kering yang melayang di udara," paparnya.

Teguh menambahkan kabut sendiri sifatnya tidak terlalu pekat seperti kabut.

"Tapi ketika terjadi di kota dengan tingkat polusi yang tinggi. Dan bercampur dengan asap pabrik dan kendaraan ditambah dengan tidak adanya hujan, maka bisa saja haze lebih pekat," tandasnya.

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan.

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved