Berita Situbondo

7 PSK Terjaring Razia Sat Pol PP Pemkab Situbondo, Seorang Mengaku Bertarif Seikhlasnya

Tujuh wanita pekerja sek komersial (PSK) terjaring razia petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Situbondo, Kamis (28/03/2019).

7 PSK Terjaring Razia Sat Pol PP Pemkab Situbondo, Seorang Mengaku Bertarif Seikhlasnya
SURYAOnline/izi hartono
PSK Situbondo 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Tujuh wanita pekerja sek komersial (PSK) terjaring razia petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Situbondo, Kamis (28/03/2019). Salah seorang PSK bahkan mengakui tidak mematok tarif untuk sekali kencan pria hidung belang.

Mereka diketahui berasal dari Situbondo dan luar Kabupaten Situbondo itu terjaring razia petugas trantib di eks lokalisasi Bandengan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan dan warung reman-remang di pinggir jalan raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit.

Untuk kepentingan pendataan, ketujuh perempuan tersebut dibawa ke kantor Sat Pol PP Pemkab Situbondo.

Salah seorang PSK mengaku dirinya sudah enam bulan berada di eks lokalisasi Bandengan. Bahkan dirinya mengaku tidak mematok harga setiap kali bermain dengan pelanggannya.

"Ya biasanya dikasih Rp 100 ribu untuk biaya kamar Rp 25 ribu dan sisanya  Rp 75 untuk saya," katanya sembari menundukkan kepalanya.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang Undangan, Gunawan Wibisono mengatakan ketujuh PSK ini akan dilakukan pendataan dan pembinaan agar mereka tidak kembali menjadi PSK.

"Setelah diberi pembinaan, mereka kita akan pulangkan ke rumahnya masing masing," kata Gunawan.

Attachments area

Penulis: Izi Hartono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved