Berita Jember

Wabup Jember Harapkan PMI Makin Dekat dengan Masyarakat

Wakil Bupati Jember, KH A Muqit Arief, berharap agar PMI Jember lebih dekat dan bermanfaat untuk masyarakat Jember.

surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Wabup Jember, KH A Muqit Arief dan Ketua PMI Jember, Zaenal Marzuki 

SURYA.co.di | JEMBER - Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskercab) Palang Merah Indonesia (PMI) Jember diharapkan menghasilan program yang bermanfaat bagi masyarakat Jember. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Jember KH A Muqit Arief saat berpidato di pembukaan Muskercab PMI Jember, Rabu (27/3/2019).

“Karena kehadiran PMI sangat diharapkan di tengah masyarakat," kata Wabup Muqit.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga berharap musyawarah itu menghasilkan keputusan yang mampu mendekatkan PMI kepada seluruh komunitas di Kabupaten Jember.

Dia juga mengingatkan supaya PMI Jember memakai pendekatan religius kepada masyarakat Jember. Sebab, kata Muqit, masyarakat Jember merupakan masyarakat religius dan agamis. Karena itu, PMI juga hendakna bisa menggunakan pendekatan religi.

“Tidak hanya pendekatan kesehatan, tetapi juga pendekatan yang religi, sehingga lebih mudah diterima, terutama di pelosok pedesaan Jember," tegasnya.

Mengenai hal yang dapat disinergikan dengan Pemkab Jember, Wabup mengatakan, perlu menunggu hasil dari rapat kerja PMI.

Pemerintah Kabupaten Jember juga akan berkepentingan dengan program kerja yang akan dilaksanakan oleh PMI Jember.

Muqit, mengatakan, dalam pengurusan Ketua PMI Jember selama 1 tahun 4 bulan ini sudah luar biasa. Langkah-langkahnya sangat cepat, di internal maupun kegiatan lainnya.

"Langkah-langkah yang demikian cepat ini perlu terus digalakkan, agar PMI Kabupaten Jember bisa bermanfaat maksimal bagi masyarakat," pungkasnya.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zaenal Marzuki menyampaikan PMI Jember memiliki perbedaan fungsi dengan dengan PMI lain.

Di antaranya, PMI Jember memiliki Poliklinik Pratama. Sebelumnya Poliklinik itu berupa Poliklinik Penanganan Penderita Gawat Darurat (PPGD) yang terletak di Jubung Jember.

"Sekarang saya tingkatkan menjadi Poliklinik Pratama untuk melayani masyarakat. Dulu tidak berfungsi," ujar Zaenal. 

Bahkan, kata Zaenal, SMKN 5 Jember bekerjasama dengan PMI Jember dan didukung oleh BPJS Kesehatan melakukan pengobatan ke PMI. Selain perbedaan di fasilitas Poliklinik, PMI Jember juga memiliki Sekolah Luar Biasa (SLB).

Di kepengurusan Zaenal, juga kini terbentuk Unit HUkum dan Unit Kehumasan. "Alhamdulillah, dengan begitu kami mempunyai program yang sesuai dengan target dan kebutuhan yang sangat dipentingkan," jelasnya.

Zaenal menambahkan, sekarang fokus pengembangan Klinik Pratama supaya bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan dilengkapi antara lain dokter umum, dokter gigi, juga ASN. Ke depan, PMI Jember berharap kepada pemerintah menempatkan dokter kandungan di klinik tersebut.

"Tentu ini sesuai dengan program pemerintah, karena dapat menurunkan kematian ibu hamil termasuk bayi lahir. Ini yang kami siapkan. Jadi banyak program lainnya juga yang kami siapkan," tegas Zaenal.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved