Berita Pasuruan

Peringati Hari Air Dunia, Kondisi Air Semakin Terdegradasi

Kondisi air semakin hari semakin terancam. Bahkan, beberapa sumber atau mata air sudah banyak yang terdegradasi.

Peringati Hari Air Dunia, Kondisi Air Semakin Terdegradasi
surya.co.id/galih lintartika
Peringatan Hari Air Dunia di Telaga Jiwa, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Rabu (27/3/2019). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Kondisi air semakin hari semakin terancam.

Bahkan, beberapa sumber atau mata air sudah banyak yang terdegradasi.

Penyebabnya, banyak hal.

Mulai dari gundulnya hutan, rusaknya tempat cadangan air dan masih banyak lagi.

Hal itu disampaikan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Saroni Soegiarto saat menghadiri acara peringatan Hari Air Dunia di Telaga Jiwa, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Rabu (27/3/2019).

Kepada Surya, Saroni mengatakan, program pemerintah adalah wajib memberikan akses air untuk masyarakat semuanya.

Namun, ia menyadari itu tidak bisa dilakukannya sendirian.

Perlu ada kesadaran dan kepedulian dari masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Meningkatnya jumlah penduduk dan berkurangnya kawasan sumber daya air ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Nah, tugas kami, mempertahankan daerah sumber air ini agar terjaga dan bisa dinikmati sampai puluhan tahun yang akan datang," katanya.

Dijelaskan dia, sekarang cadangan air semakin berkurang. Salah satu faktornya penggundulan hutan.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved