Berita Surabaya

Berkat Jasanya Lakukan Hal ini Pakde Karwo Terima Gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari UINSA

Berkat jasanya lakukan hal ini Pakde Karwo terima gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari UINSA.

Berkat Jasanya Lakukan Hal ini Pakde Karwo Terima Gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari UINSA
foto: luhur pambudi
Saat Pakde Karwo secara simbolis dianugerahi gelar doktor honoris causa oleh Rektor UINSA Masdar Hilmi di Gedung Sport Center UIN Sunan Ampel Surabaya, Rabu (27/3/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mantan Gubernur Jatim ke-13 itu berjalan beriringan di antara puluhan senat guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya saat memasuki pembukaan acara pengukuhan bertempat di Gedung Twin Tower Jalan Frontage A Yani No 117, Surabaya (27/3/201).

Mengenakan topi toga dengan setelan jubah warna hitam khas wisudawan kampus, Soekarwo alias Pakde Karwo tampak gegap gempita berjalan menuju panggung utama yang telah tertata puluhan kursi dan meja memanjakan memenuhi diameter luas panggung berukuran 10 meter x 6 meter itu.

Pakde Karwo duduk di sebuah kursi sisi paling selatan panggung berdekatan dengan mimbar pidato.

Meskipun sejak awal memasuki gedung hingga duduk sejajar dengan para guru besar di atas panggung, jangan lantas mengira kakek tujuh orang cucu itu sebagai satu di antara dari mereka. Bukan.

Namun, hari ini memang menjadi momen spesial baginya, karena ia akan dikukuhkan sebagai Doktor Honoris Causa (HC) di Bidang Ilmu Pendidikan Islam oleh Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya.

Pengukuhan gelar tersebut, bukan gelar HC pertama bagi Ketua DPD Jatim Partai Demokrat itu.

Sabtu (22/8/2015) silam di Kampus C Universitas Airlangga, Jalan Mulyorejo Surabaya, Soekarwo sempat dikukuhkan sebagai HC di bidang Ekonomi.

Berselang empat tahun kemudian, Kamis (27/12/2018), Soekarwo kembali dikukuhkan sebagai HC di bidang Bidang Pendidikan Vokasi Kerakyatan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Setelah rentetan prosesi pembukaan acara usai, tibalah suatu momen dimana Pakde Karwo akan membacakan orasi ilmiahnya, bertajuk "Rekonstruksi Pendidikan Diniyah Pesantren; Model Pendidikan Berbasis Spiritual".

Di atas mimbar dan ditatap ratusan pasang mata dari puluhan senat guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya, dan 400 tamu undangan, pria berkumis tebal itu membacakan berlembar-lembar naskah orasi ilmiahnya dengan lugas dan tegas selama satu jam tujuh menit.

Halaman
1234
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved