Breaking News:

Berita Surabaya

41 Komodo Dibawa dari Flores ke Surabaya, Begini Alur Perdagangan Satwa Ilegal ke Luar Negeri

Sindikat perdagangan satwa dilindungi ini mengirim komodo dari Pulau Rinca Flores menuju ke Surabaya.

surya/mohammad romadoni
Hewan langka komodo yang disita Tim gabungan Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim dari lima tersangka komplotan jaringan perdagangan satwa ilegal. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Komodo binatang endemik asli Indonesia yang merupakan satwa dilindungi masih banyak diperdagangan di pasar luar negeri. Harga satu ekor komodo di Pasar Gelap (Black Market) di luar negeri begitu fantastis hingga mencapai Rp 500 juta per ekor.

Polda Jatim melalui Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus membongkar kejahatan perdagangan satwa komodo di Surabaya. Mereka menangkap lima tersangka yang merupakan sindikat perdagangan satwa dilindungi jaringan luar negeri.

Adapun lima tersangka yang terlibat perdagangan satwa dilindungi yaitu tersangka M Rizalla Satria (24) dan Afandi (32) keduanya merupakan warga Kota Surabaya. Tersangka VS (32) warga Nusa Tenggara Timur, Andika Wibisiono (35) warga Kecamatan Ambarawa Jawa Tengah dan Rizky (32) mahasiswa asal Kota Surabaya.

Mahasiswa Surabaya Ikut Komplotan Perdagangan Satwa Ilegal, Jual Komodo ke Pasar Gelap Luar Negeri

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan, mengatakan perdagangan komodo merupakan tindakan ilegal sesuai tindak pidana konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Para tersangka memburu komodo lalu diperdagangkan.

Mereka bahkan membunuh induk komodo dengan cara ditembak untuk mengambil telur atau anak komodo.

Tersangka berperan sebagai pemburu komodo, menampung hingga memperdagangkannya ke pasar hewan di Thailand.

"Perdagangan komodo ini patut diduga hingga luar negeri ada di tiga negara masih diselidiki," ujarnya di Mapolda Jatim, Rabu (27/3/2019).

Yusep menjelaskan alur perdagangan satwa komodo dari Indonesia menuju ke luar negeri.

Sindikat perdagangan satwa dilindungi ini mengirim komodo dari Pulau Rinca Flores menuju ke Surabaya.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved