Selasa, 14 April 2026

Berita Jember

Wagub Emil Prihatin Longsor Gunung Kapur Sadeng Puger Kabupaten Jember

Musibah longsor gunung kapur di Puger menurut Emil harus menjadi momentum untuk lebih memperhatikan keamanan

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/istimewa
Wagub Emil Dardak bersama pengasuh Ponpes Ashtra Talangsari Jember 

SURYA.co.id | JEMBER - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengaku turut prihatin atas peristiwa longsornya gunung kapur di Puger yang terjadi Senin (25/3/2019).

Selain prihatin, musibah longsor gunung kapur di Puger menurut Emil harus menjadi momentum untuk lebih memperhatikan keamanan dan keselamatan di lokasi pertambangan.

Hal ini disampaikan Emil usai bersilaturahmi dengan sejumlah ulama di Jember, Senin (25/3/2019) malam.

"K3L nya harus lebih matang. Karena nyawa tidak bisa dibeli," ujar Emil dalam rilisnya, Selasa (26/3/2019).

Selain itu, kata Emil, keluarga korban juga harus mendapatkan santunan yang layak.

Di Jember, Emil mendatangi Ponpes dan bertemu sejumlah tokoh. Salah satunya Emil bersilaturahmi ke Ponpes Ash-Shiddiq Putra (Astra), Talangsari, Jember.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh KH M. Balya Firjaun Barlaman dan keluarga pengasuh pesantren lain.

"Alhamdulillah saya mendapatkan aspirasi dan masukan dari para Romo kiai terkait Jember ke depan. Termasuk juga terkait kerawanan banjir dan masalah pertambangan," tutur Emil.

Kunjungan Emil dilakukan setelah melepas keberangkatan Presiden Jokowi yang kemarin juga berkunjung ke Jember.

Usai dari Ponpes Ashtra, Emil melanjutkan safari sowannya ke beberapa titik seperti PP Al-Qodiri, Masjid Sunan Kalijogo (keluarga alm KH Muchit Muzadi) serta PP Nurul Qornain.

Selain pertambangan, masalah banjir juga menjadi bahan perbincangan.

Para keluarga pengasuh pesantren prihatin dengan beberapa titik di Jember yang kerap menjadi langganan banjir.

"Kebetulan saya berbagi peran dengan gubernur. Saya diminta untuk fokus kawasan Selatan. Kemarin kita sudah lihat beberapa titik seperti di Lumajang, dan Puger," papar Emil.

Emil juga memaparkan rencana pemprov Jatim untuk merevitalisasi dan meningkatkan layanan kesehatan di kawasan Tapal Kuda.

Menurutnya, Pemprov menginginkan agar di setiap kawasan di Jember, terdapat rumah sakit pemerintah yang punya layanan terbaik dan bisa dijadikan rujukan.

"Di Malang kan ada RS Saiful Anwar, di Madiun ada RS Sudono, RS M Noer di Pamekasan, RS Sutomo di Surabaya. Nah di Jember ini yang punya pemprov kan RS Paru. Tapi kita mungkin bisa kembangkan RS Subandi, kelas nya kan sudah B, agar bisa jadi rumah sakit rujukan di tapal kuda. Sedang kita kaji," tegas Emil.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved