Berita Pasuruan

Tanamkan Jiwa Cinta Batik ke Anak-Anak, Ini yang Dilakukan Pemkot Pasuruan

145 anak dari SD/MI Negeri dan swasta di Kota Pasuruan berlomba untuk menjadi pemenang dalam lomba membatik

Tanamkan Jiwa Cinta Batik ke Anak-Anak, Ini yang Dilakukan Pemkot Pasuruan
surya/galih lintartika
Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, saat membuka acara lomba membatik, sekaligus melihat langsung para peserta membatik. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Sekitar 145 anak dari SD/MI Negeri dan swasta di Kota Pasuruan berlomba untuk menjadi pemenang dalam lomba membatik tingkat SD/MI Negeri dan swasta di Gedung Grahadi Bhakti Praja, Kota Pasuruan, Selasa (26/3/2019). Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan dalam upayanya mempertahankan batik sebagai warisan budaya, sekaligus menjadi rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi Kota Pasuruan yang ke-333.

Mereka tampak sibuk memegang canting dan kain yang sudah disediakan panitia saat Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, memberikan sambutan tanda dimulainya perlombaan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan Kota Pasuruan, Siti Zuniati, mengatakan maksud dan tujuan lomba membatik ini adalah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap batik khususnya anak-anak muda.

"Lomba ini semoga bisa menjadi inspirasi bagi siswa, guru, sekolah dan orangtua untuk ikut serta dalam mengembangkan kemajuan teknik membatik, sebagai upaya mengajak anak–anak mengenal batik sehingga mengenal warisan tradisi budaya sejak dini," katanya singkat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, menambahkan lomba ini sebenarnya bertujuan untuk melestarikan batik yang merupakan salah satu kearifan lokal Kota Pasuruan.

Harapannya, agar batik bisa dipertahankan, dilestarikan, dan bahkan bisa dikembangkan.

"Semoga Batik Kota Pasuruan menjadi lebih bervariasi dan bisa dikenal pula di tingkat Nasional atau bahkan Internasional. Makanya, tidak menutup kemungkinan jika hasil lomba ini ada motif batik yang baru dan bagus, bisa kami angkat dan kembangkan," imbuh Teno.

Teno menuturkan lomba ini bisa menumbuh kembangkan jiwa entrepreunership sejak dini kepada anak–anak, dan bisa membentuk karakter siswa untuk berkreativitas.

"Anak–anak SD ini akan kita cetak sebagai embrio wirausaha masa depan," pungkasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved