Persebaya Surabaya
Djanur Akui Dua Pemain Muda Persebaya di Timnas U-23 Belum Maksimal
Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman ikut komentari penampilan dua pemain mudanya, Rachmat Irianto (Rian) dan Osvaldo Haay di Timnas U-23.
Penulis: Khairul Amin | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA – Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman juga ikut komentari penampilan dua pemain mudanya, Rachmat Irianto (Rian) dan Osvaldo Haay yang saat ini menjadi bagian dari timnas U-23 Indonesia dalam ajang kualifikasi Piala AFC U-23 di Vietnam.
Dikatakan Djanur, dua pemain itu dari dua penampilan yang sudah dilakoni timnas U-23 hadapi Thailand (23/3/2019) dan Vietnam (24/3/2019), masih belum maksimal.
Timnas yang sudah dipastikan gagal lolos karena menelan dua kekalahan dari Thailand dan Vietnam, sisakan satu laga di Grup K hadapi Brunai Darussalam (26/3/2019) di Stadion My Dinh, Vietnam.
“Nanti (lawan Brunai, red) kami coba nonton. Kemarin (lawan Vietnam, red) nonton, kebetulan Rian kemarin gak main, Osvaldo yang main. Ya secara umum main kurang maksimal, termasuk Osvaldo barang kali,” terang Djanur usai pimpin latihan tim di Lapangan Polda Jatim, Selasa (26/3/2019).
Dari dua penampilan babak kualifikasi ini, Osvaldo yang selalu dimainkan di dua laga, tidak satupun bisa mencetak gol. Padahal, saat bermain di Persebaya, Osvaldo tergolong produktif.
Dari 21 penampilannya bersama Persebaya Liga 1 2018. Osvaldo cetak 10 gol dan dua assist.
“Saya pikir, itu (Osvaldo belum cetak gol, red) hal yang wajar ya, bukan hanya terjadi pada Osvaldo saja. Saya pikir butuh waktu,” tambah Djanur.
Terlebih, di timnas Indonesia U-23 dalam racikan Indra Sjafri. Osvaldo banyak bermain di posisi sayap.
Djanur menilai posisi itu kurang terlalu cocok, pelatih asal Majalengka tersebut berpendapat Osvaldo lebih cocok sebagai striker atau second striker seperti saat dimainkan di Persebaya.
“Iya kelihatannya seperti itu (kurang cocok di sayap, red), lebih ketengah cocok,” ucap Djanur.
Sementara, bagi Rian. Yang hanya dimainkan satu laga dari dua laga kualifikasi sejauh ini. Disampaikan Djanur, itu tidak lepas dari ketatnya persaingan di lini pertahanan timnas U-23.
Indra Sjafri selama ini miliki empat stopper handal. Andy Setyo Nurgroho, Rachmat Irianto, Bagas Adi Nugroho, dan Nurhidayat Haji Haris.
Dari empat pemain itu diplot berpasang-pasangan. Rian dengan Andy, sementara Bagas dengan Nurhidayat.
Duet Rian dengan Andy dimainkan waktu timnas U-23 takluk 4-0 dari Thailand. Sementara duet Bagas dengan Nurhidayat saat Indonesia kalah 1-0 dari Vietnam.
“Mungkin untuk Rian, disitu ada empat pemain central difender yang setara, sehingga Indra Sjafri memlih yang lain. Tapi bukan selamanya cadangan kok, Rian kemarin juga main, pasangannya dengan Andi Setyo. Kemarin (lawan Vietnam, red) Bagas sama Nuhidayat,” terang Djanur.
“Jadi saya pikir Indra Sjafri punya dua pasangan, sehingga selalu ganti-ganti. Artinya secara kualitas Rian juga cukup bagus,” tutup Djanur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pelatih-persebaya-djadjang-nurdjaman-tengah.jpg)