Berita Blitar

4 Siswa Tidak Hadir pada Hari Pertama UNBK SMK di Blitar, Ini Penyebabnya

Sebanyak empat siswa SMK di Blitar tidak hadir mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di hari pertama, Senin (25/3/2019).

4 Siswa Tidak Hadir pada Hari Pertama UNBK SMK di Blitar, Ini Penyebabnya
surya/samsul hadi
Sejumlah siswa sedang mengikuti UNBK di SMKN 3 Kota Blitar, Senin (25/3/2019). 

SURYA.co.id | BLITAR - Sebanyak empat siswa SMK di Blitar tidak hadir mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di hari pertama, Senin (25/3/2019). Keempat siswa yang tidak hadir mengikuti UNBK itu izin karena sakit.

"Hanya ada empat siswa yang tidak hadir karena sakit. Tiga siswa dari SMK di Kota Blitar dan satu siswa dari SMK di Kabupaten Blitar," kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar, Trisilo Budi Prasetyo.

Trisilo mengatakan pelaksanaan UNBK pada hari pertama juga berjalan lancar. Mata pelajaran pada UNBK hari pertama, yaitu, Bahasa Indonesia. Pelaksanaan ujian dibagi menjadi tiga sesi. Para siswa dapat mengerjakan soal ujian dengan lancar.

"Semua berjalan lancar, tidak ada kendala listrik padam, tidak ada gangguan hacker, akses internet juga tidak ada masalah," ujar Trisilo.

Trisilo berharap, pelaksanaan UNBK pada hari kedua juga berjalan lancar. Dia meminta para siswa tetap konsentrasi menghadapi pelaksanaan UNBK hari kedua.

Pada hari kedua, para siswa akan mengerjakan soal ujian mata pelajaran matematika.

"Semoga pelaksanaan ujian hari kedua juga lancar seperti hari pertama," katanya.

Sebelumnya, sebanyak 7.808 siswa SMK di Kota Blitar dan Kabupaten akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) mulai besok Senin (25/3/2019) sampai Kamis (28/3/2019).

Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar berharap para siswa percaya diri mengerjakan soal UNBK.

Jumlah siswa SMK di Blitar yang ikut UNBK sebanyak 7.808 siswa. Rinciannya, sebanyak 4.391 siswa dari Kabupaten Blitar dan sebanyak 3.417 siswa dari Kota Blitar.

Proses sinkronisasi server di daerah dengan server di provinsi dan pusat sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu.

Semua soal ujian dari pusat. Dinas juga memastikan tidak mungkin soal ujian bocor. Kecuali ada hacker yang sengaja mengganggu pelaksanaan ujian.

Soal ujian tidak bisa dibuka tanpa token dan password. Soal ujian baru bisa dibuka satu jam sebelum pelaksanaan ujian dimulai.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved