BNI Gelar Penandatanganan 1.946 Akad KPR Serentak di Surabaya

PT Bank Negara Indonesia (Persero) menggelar penandatanganan 1.946 akad Kredit Pemilikan Rumah (KPR) secara serentak, Sabtu (23/3/2019).

BNI Gelar Penandatanganan 1.946 Akad KPR Serentak di Surabaya
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Direktur Bisnis Ritel BNI, Tambok (tengah) meninjau proses akad KPR BNI secara serempak dengan 1946 KPR dan 146 pengembang di halaman Monumen Kapal Selam, Surabaya, Sabtu (23/3/2019). 

"Ditambah faktor harga rumah yang tak lagi murah, rumah dengan lokasi strategis di tengah kota atau ibukota saja harganya rata-rata terus meningkat," jelas Tambok. Sebagai gambaran, data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan harga rumah di wilayah Jabodetabek saja mengalami kenaikan 20 persen per tahun.

Sementara kenaikan gaji milenial posisi karyawan rata-rata hanya 10 persen per tahun.

"Tentu punya rumah atau hunian idaman pribadi bagi milenial menjadi tantangan tersendiri. Karena itu kami menginspirasi generasi muda untuk lebih berani memikirkan masa depannya mulai dari sekarang, dengan Produk BNI Griya maupun program KPR Sejahtera BNI-FLPP dari Kementerian PU dan Perumahan rakyat," ungkap Tambok.

Keunggulan lain BNI Griya adalah Pembayaran Uang Muka sebesar 0 persen, suku bunga yang ringan dan tetap mulai dari 6,75 persen per tahun efektif fixed 2 tahun pertama dan 7,75 persen per tahun efektif fixed 1 tahun berikutnya.

"Sedangkan untuk mendukung program satu juta rumah BNI juga menyalurkan program KPR Sejahtera FLPP dari PPDPP Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. KPR FLPP dengan suku bunga yang sangat ringan yaitu 5 persen sampai dengan tenor kreditnya selesai sangat membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah memperoleh rumah," tambah Bob Tyasika Ananta, Direktur Manajemen Resiko BNI yang juga hadir dan kegiatan tersebut.

Bersamaan dengan kegiatan itu, juga digelar penandatanganan dengan perusahaan pengembang perumahan atau developer, untuk mempercepat pertumbuhan penyaluran pembiayaan perumahan.

Ada 146 pengembang yang melakukan Penandatangan Kerja Sama (PKS). "Total secara nasional ada sekitar 1.500 pengembang yang sudah bekerjasama dengan kami," ungkap Bob.

Dalam kegiatan yang berlangsung dengan tema Pahlawan itu, juga dicatat oleh Lembaga Prestasi Indonesia - Dunia (Leprid). Dicatat sebagai rekor Perjanjian Kerjasama 146 Developer dan Akad Massal KPR FLPP dan BNI Griya Terbanyak.

"Dengan rekoris, sebagai pemrakarsa Tambok P Setyawati, Direktur Retail Banking BNI, dengan inisiator Hermita, Pemimpin Divisi Penjualan Konsumer. Dengan pelaksana Irwan Gurning, Wakil Pemimpin Divisi Penjualan Konsumer, dan M Jufri, Pemimpin BNI Wilayah Surabaya, dan BNI sebagai Pendukung," jelas Paulus Pangka, owner sekaligus pendiri Leprid, saat menyerahkan penghargaan.

Rekor sebelumnya juga dicatat oleh BNI saat kegiatan serupa yang digelar di Banjarmasin pada September 2018 lalu.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved