Temuan & Fakta Oknum Polisi Kepincut Istri Pengusaha Lalu Membunuh Pakai Uang Rp 20 Juta Korban

Kisah tragis dialami pengusaha tembakau dan pupuk, Tjiong Boen Siong, asal Temanggung Jawa Tengah. Ia tewas dibunuh istrinya sendiri, Nurtafia (30).

Temuan & Fakta Oknum Polisi Kepincut Istri Pengusaha Lalu Membunuh Pakai Uang Rp 20 Juta Korban
facebook
5 Fakta Istri & Oknum Brigadir Polisi Bunuh Pengusaha Tembakau, Minta Uang dan Sewa Pembunuh Bayaran 

SURYA.co.id - Pembunuhan pengusaha tembakau di Temanggung, Jawa Timur membuat heboh banyak orang. Terlebih ada keterlibatan polisi di sana. Berikut fakta-faktanya.

Pengusaha tembakau di Temanggung itu bernama Tjiong Boen Siong (64) asal Temanggung Jawa Tengah. Ia juga pengusaha pupuk.

Tjiong Boen Siong tewas dibunuh istrinya sendiri, Nurtafia (30) dan selingkuhan istrinyanya yang merupakan seorang anggota polisi berpangkat Brigadir, Permadi.

Itu terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan terkait pembunuhan tersebut.

Dilansir SURYA.co.id dari Tribun Jateng artikel 'Otak Pembunuhan Pengusaha Tembakau di Temanggung Terungkap di Facebook, Ternyata Oknum Polisi', berikut sederet fakta di balik pembunuhan Tjiong Boen Siong.

VIDEO Kronologi & Detik-detik Turis Banting Petugas Jaga Gunung Bromo, Viral di WhatsApp (WA) & IG

Dapat Kejutan Ashanty dan Anang Hermansyah di Hari Pernikahannya, Wanita ini Malah Ucap Bohong

Video Viral Pernikahan Lucinta Luna Bikin Feni Rose Kebingungan, Nikah Apa Syuting?, Katanya

Fakta di Balik Ulah Turis Asing Banting Tubuh Petugas Terobos Area Terlarang Gunung Bromo yang Viral

1. Sewa Pembunuh Bayaran

Oknum Brigadir Polisi Terlibat Cinta Segitiga hingga Berujung Tewasnya Bos Tembakau Temanggung
Oknum Brigadir Polisi Terlibat Cinta Segitiga hingga Berujung Tewasnya Bos Tembakau Temanggung (facebook)

Menurut penuturan Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP Dwi Haryadi pada Kamis (21/3/2019), pelaku sempat meminta uang Rp 20 juta pada korban.

Uang tersebut kemudian digunakan pelaku untuk menyewa pembunuh bayaran bernama Indarto dan seseorang berinisial A.

"Atas aksinya, Indarto dan A mendapat imbalan Rp 20 juta. Uang itu atas pemberian Nurtafia, yang diambil dari korban," ungkap Haryadi.

2. Sudah Lama Rencanakan Pembunuhan

Halaman
1234
Penulis: Arum Puspita
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved