Breaking News:

Berita Kediri

Manfaat Ikan Cupang Berantas Wabah Demam Berdarah di Kediri, Pembudidaya Ikan Banjir Pesanan

Wabah demam berdarah yang melanda wilayah Kediri membawa berkah bagi peternak ikan cupang. Saat itu, penjualan ikan cupang meroket tajam.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id/DIDIK MASHUDI
Penjualan ikan cupang melonjak saat wabah demam berdarah melanda wilayah Kediri, Sabtu (23/3/2019). Manfaat Ikan Cupang Berantas Wabah Demam Berdarah di Kediri, Pembudidaya Ikan Banjir Pesanan 

SURYA.co.id | KEDIRI - Wabah demam berdarah yang melanda wilayah Kediri membawa berkah bagi peternak ikan cupang. Saat itu, penjualan ikan cupang meroket tajam.

Untuk mencegah semakin meluasnya wabah demam berdarah, sejumlah desa di Kabupaten Kediri membagikan ikan cupang gratis kepada masyarakat.

"Saat wabah DB ( demam berdarah) melanda Kediri penjualan ikan cupang setiap minggu mencapai lebih dari 1.000 ekor," ungkap Dika, penjual grosir ikan cupang kepada SURYA.co.id, Sabtu (23/3/2019).

Dika biasa menjual ikan cupang secara borongan untuk memenuhi permintaan pasar di Kediri dan luar daerah.

Namun ikan cupang yang dijual grosir ini merupakan ikan cupang rejek atau sortir.

Doktor Universitas Negeri Makassar Bunuh Wanita Modis Rekan Kerja, Diduga Bermotif Selingkuh

200 Mayat di Gunung Everest Bermunculan ketika Gletser Gunung Tertinggi di Dunia Itu Mencair

Untuk penjualan borongan harga ikan cupang juga terdongkrak naik. Namun kenaikan masih dalam batas kewajaran antara Rp 2.000 - Rp 2.500 per ekor.

Meski wabah DB sudah mulai menurun, penjualan ikan cupang juga masih tinggi. Namun masalahnya stok ikan cupang yang biasa dijual grosir mulai menipis.

Karena ikan cupang yang bagus masih tetap dijual mahal. Ikan cupang yang biasa ditampilkan untuk lomba ini harganya biasa dijual Rp 50.000 per ekor.

Ikan cupang banyak dibudidayakan masyarakat di Kelurahan Ketami dan Baluwerti, Kota Kediri.

Sejumlah peternak di Gurah dan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri juga banyak membudidayakan ikan cupang.

Sementara Purwanto, pemerhati ikan cupang menyebutkan, ikan cupang diyakini menjadi predator yang mampu memutuskan siklus alami perkembangan biakan nyamuk aedes aegepty.

Dikatakan, kelebihan ikan cupang juga membersihkan kotoran yang menempel pada dinding bak kamar mandi atau aquarium. Selain itu juga menyantap kutu air.

Beberapa jenis ikan yang gemar memakan jentik nyamuk selain ikan cupang juga ikan nila merah, ikan cere, ikan mas, ikan kepala timah dan ikan cetul.

Sementara data pasien demam berdarah di Kabupaten Kediri hingga awal Maret mencapai 500 penderita, tercatat 13 pasien yang tidak tertolong karena terlambat dibawa ke rumah sakit.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved