Breaking News:

Pemilu 2019

2.410 Lembar Surat Suara Pemilu 2019 untuk Kota Madiun Rusak

Proses sortir dan pelipatan surat suara Pemilu 2019 sudah selesai dilaksanakan beberapa hari lalu.

surya.co.id/rahadian bagus priambodo
Seorang tenaga lepas sedang melakukan pelipatan surat suara di kantor KPU Kota Madiun. 

SURYA.co.id | MADIUN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun, menemukan surat suara rusak sebanyak 2.410 lembar selama proses sortir dan pelipatan surat suara.

KPU Kota Madiun kini telah melaporkan kerusakan surat suara ke KPU Jatim untuk dilanjutkan ke KPU RI.

"Kami sudah rekapitulasi kerusakan surat suara ini ke KPU Jatim untuk dilanjutkan ke KPU RI, untuk diganti," kata ketua KPU Kota Madiun, Sasongko, Jumat (22/3/2019) saat dikonfirmasi.

Sasongko mengatakan, proses sortir dan pelipatan surat suara Pemilu 2019 sudah selesai dilaksanakan beberapa hari lalu.

Kota Madiun mendapatkan jatah surat suara sebanyak 752.460 lembar baik untuk surat suara pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kota.

Dari proses sortir dan pelipatan surat suara tersebut, kata dia, petugas menemukan 2.410 surat suara rusak.

Surat suara rusak itu terdiri dari 234 lembar surat suara pilpres, 658 lembar surat suara DPR RI, 267 lembar surat suara DPD RI, 564 lembar surat suara DPRD Provinsi Jatim, dan 687 lembar surat suara DPRD Kota Madiun.

"Untuk kerusakannya beragam ada yang cetakannya tidak sempurna, ada noda tinta di kertas suara, kertas surat suara tidak presisi, dan lainnya," kata Sasongko.

Selain kerusakan surat suara, KPU juga menemukan kekurangan surat suara.

Sasongko mencontohkan dalam satu boks tertulis 500 lembar surat suara, namun saat dicek ternyata kurang dari jumlah yang tertulis.

Atas kekurangan itu, pihaknya telah melaporkan ke KPU Provinsi Jawa Timur.

Selanjutnya akan diusulkan untuk mendapatkan ganti dari KPU pusat.

"Untuk permintaan ya sesuai dengan surat suara yang rusak. Untuk waktu penggantiannya kapan, belum tahu. Kita tunggu saja," jelas dia.

Dia menambahkan, kesalahan perlu diketahui dan dicatat sejak awal agar pada saat proses penghitungan suara tidak menimbulkan masalah.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved