Viral Media Sosial

Viral di Whatsapp & Medsos Salam 2 Jari 6 Guru Honorer Tangerang, Banten, Ini Nasib Mereka Sekarang

Enam guru honorer di Kabupaten Tangerang, Banten dipecat usai foto mereka tengah pose dua jari dan memegang stiker Prabowo-Sandi viral di medsos

Viral di Whatsapp & Medsos Salam 2 Jari 6 Guru Honorer Tangerang, Banten, Ini Nasib Mereka Sekarang
Facebook About Tangerang
Viral di WhatsApp & Medsos Salam 2 Jari 6 Guru Honorer Tangerang 

SURYA.co.id - Enam Guru Honorer di Kabupaten Tangerang, Banten dipecat usai foto mereka tengah pose Salam Dua Jari dan memegang stiker Prabowo-Sandi Viral di WhatsApp (WA) dan media sosial (medsos).

Foto viral enam Guru Honorer di Tangerang ini salah satunya diunggah di halaman Facebook About Tangerang, Senin (18/3/2019)

Dilansir dari Kompas.com, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin mengatakan, enam guru honorer tersebut dipecat sehari setelah fotonya viral di media sosial pada Senin (18/3/2019).

"Iya betul dipecat, diberhentikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, karena pengangkatan oleh dinas," kata Komarudin saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (21/3/2019).

Tersebar di WhatsApp (WA) dan FB, Video Call Panas Gadis Tuban Direkam Polisi Gadungan

Billy Syahputra & Hilda Vitria Sudah Putus, Mantan Kriss Hatta Ungkap Masalahnya dengan Angela Lee

Janji Lia Ladysta Usai Dilaporkan Syahrini Soal Fitnah Dekat dengan Haji Isam, Sabar Ya, Katanya

Skandal Video Seks Artis K-Pop Jung Joon, Dijebloskan ke Penjara hingga Tanggapan Presiden Korsel

Foto Tanpa Busana 50 Karyawati Perusahaan Kecantikan Viral di Whatsapp & FB, 34 Orang Ditahan Polisi

4 Fakta Lain Pengemis Bogor Bawa Mobil yang Viral di Whatsapp & Medsos, Mengemis Sejak Era Soeharto

Komarudin menyebut, enam guru tersebut merupakan tenaga honorer di SMAN 9 Kabupaten Tangerang.

Lokasi pengambilan foto dilakukan di salah satu ruangan di sekolah.

Dari analisis foto yang dilakukan dan berdasarkan laporan kronologi dari yang bersangkutan, kata Komarudin, foto tersebut diambil secara sengaja, karena diarahkan.

Keenamnya juga disebut melanggar aturan lantaran menggunakan atribut seperti seragam dan juga terdapat logo Provinsi Banten di bagian lengannya.

"Kalau non-ASN tidak ada pilihan, turun pangkat tidak ada pangkat. Itu sudah perjanjian antara pemberi kerja dan pekerja, ketika ada kode etik hal yang di luar kepatutan, pilihannya hanya itu," kata dia.

Komarudin mengatakan, pemecatan enam guru tersebut sudah sesuai aturan yang berlaku.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved