Berita Bojonegoro

Tim Gabungan Antisipasi Rusuh Pemilu di Bojonegoro, Ada Bom Meledak hingga Komisioner KPU Diculik

Bom dengan daya ledak tinggi meledak di halaman gudang logistik KPU Kabupaten Bojonegoro, Kamis (21/3/2019).

Tim Gabungan Antisipasi Rusuh Pemilu di Bojonegoro, Ada Bom Meledak hingga Komisioner KPU Diculik
SURYAOnline/M. Sudarsono
Simulasi pengamanan pemilu 2019 di wilayah Bojonegoro yang melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, PMK dan Tim Medis, di Alun-alun, Kamis (21/3/2019). 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Bom dengan daya ledak tinggi meledak di halaman gudang logistik KPU Kabupaten Bojonegoro, Kamis (21/3/2019).

Aksi ledakan tersebut juga bersamaan dengan penculikan seorang komisioner penyelenggara pemilu tersebut.

Aksi itu hanyalah simulasi tentang pengamanan pemilu saat terjadi chaos atau hal yang tidak diinginkan, yang bertempat di Alun-alun Bojonegoro.

"Bom sengaja di letakkan di samping gudang logistik KPU oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, namun akhirnya diledakkan oleh Penjinak bom (Jibom) dari Gegana Polda Jatim. Ini hanya rangkaian simulasi pengamanan pemilu pada 17 April 2019," Kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli.

Kapolres menjelaskan, diduga kuat bom memang sengaja ingin diledakkan di gudang logistik KPU, oleh salah satu pendukung kandidat calon tertentu yang tidak terima jagoan politiknya kalah.

Bahkan pendukung kandidat tertentu juga menuntut pemilu ulang, karena menilai banyak terjadi kecurangan.

Bentrokanpun terjadi saat KPU tak mau menuruti tuntutan massa, tujuh orang terluka karena terkena lemparan batu dan aksi saling dorong.

"Ya ada yang menuntut pemilu ulang, namun tidak dilakukan hingga terjadi bentrok," Ujar Kapolres.

Ary menambahkan, saat kejadian berlangsung juga terjadi adegan penculikan anggota komisioner KPU Bojonegoro oleh sekitar empat orang, menggunakan mobil minibus.

Komisioner itu akhirnya dibawa kabur keluar Kabupaten Bojonegoro. Namun akhirnya Polantas Bojonegoro mengejar pelaku seusai mendapat laporan penculikan.

"Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara polisi dan penjahat yang menculik komisioner KPU, kemudian dihadang dan akhirnya pelaku di tembak hingga terluka, komisioner selamat," Terang Perwira menengah tersebut.

Kapolres menegaskan, dengan lancarnya simulasi ini maka kesiapan pengamanan pemilu di wilayah Bojonegoro dipastikan aman.

Petugas gabungan sejumlah 1.500 yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Linmas, PMK dan Tim Kesehatan juga siap untuk mengamankan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Alhamdulillah simulasi lancar, kami yakin pemilu di Bojonegoro aman, semua elemen memastikan ikut menjaga kelancaran pemilu," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved