Berita Tulungagung

Tak Mau Serahkan HP, 2 Warga Blitar Dibacok Begal 5 Kali Hingga Luka Parah di Tulungagung

dua warga Desa Maron, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, menjadi korban begal di wilayah Desa/Kecamatan Rejotangan, Tulungagung

Tak Mau Serahkan HP, 2 Warga Blitar Dibacok Begal 5 Kali Hingga Luka Parah di Tulungagung
istimewa
Korban pembacokan begal di Tulungagung dirawat di RS Mardi Waluyo Blitar. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Ari Nurcahyo (30) dan AF (15), dua warga Desa Maron, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, menjadi korban begal di wilayah Desa/Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, Senin (18/3/2019) pukul 22.30 WIB.

Saat itu kedua korban tengah nongkrong di pinggir jalan. Tiba-tiba datang dua orang laki-laki mengendarai motor. Wajah mereka ditutup dengan masker warna hitam. Seorang pelaku turun sambil menenteng parang dan mengancam kedua korban.

"Pelaku ini berteriak minta HP sambil mengacungkan senjata tajam," ungkap Kasubag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji, Rabu (20/3/2019).

Namun Ari menolak menyerahkan HP miliknya.

Saat itulah pelaku membacok korban sebanyak lima kali.

Kedua korban kemudian lari sambil minta tolong.

Mendengar korbannya minta tolong, pelaku kabur ke arah timur (Blitar).

Sementara Ari mengalami luka bacok di tangan kiri yang sangat parah.

Ia dilarikan ke RS Mardi Waluyo Blitar dan harus menjalani operasi.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Rejotangan.

"Petugas sudah bergerak untuk melakukan penyidikan, guna mengungkap pelaku," pungkas Sumaji.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved