Sabtu, 11 April 2026

Berita Surabaya

Lewat Media ini SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Ajak Siswa Asing Suarakan Perdamaian

Lewat mMedia ini SMP Muhammadiyah 5 Surabaya ajak siswa asing suarakan perdamaian.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
SURYAOnline/Habibur Rohman
BATIK TULIS - Siswa Pelajar Pluakdaeng Pittayakom School Rayong, Thailand mempelajari batik tulis sekaligus membuat tulisan dengan teknik membatik di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, Rabu (20/3/2019).  

SURYA.co.id | SURABAYA - Toleransi dan perdamaian menjadi kunci dalam setiap kunjungan siswa asing ke sekolah di Indonesia.

Hal ini diterapkan SMP Muhammadiyah 5 dengan mengajak siswa asal Thailand untuk mempelajari budaya membatik dengan filosofi perdamaian, Rabu (20/3/2019) siang.

Upaya seruan perdamaian ini dilakukan dengan membatik tulisan dalam bahasa Indonesia, lnggris, dan Thailand.

Sutida Prathumpet, siswa asal  Thailand mengungkapkan kunjungannya ke SMP Muhammadiyah 5 Surabaya menunjukkan beragam perbedaan, mulai dari kebiasaan, bahasa, hingga agama.

"Saya ikut senang bisa menyerukan perdamaian saat isu tentang perbedaan agama terjadi di berbagai negara,"urainya.

Ia pun secara hati-hati ikut membatik dalam bahasa Thailand didampingi sejumlah siswa lainnya.

Teguh Tri Prasetiyo, guru Seni Budaya SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, menuturkan para pelajar dari Thailand ini merupakan pelajar Pluakdaeng Pittayakom School Rayong. Mereka selama sepekan mengikuti program sister school di SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya hingga 22 Maret 2019.

"Kabar aksi teror di luar negeri itu memang sangat mengagetkan banyak pihak. Makanya karena ada kunjungan siswa negara lain kami ingin menekankan indahnya perbedaan dan hidup berdampingan melalui pertukaran budaya. Salah satunya membatik,"paparnya.

Di sini para siswa asing juga dikenalkan banyak pengetahuan seputar Surabaya dan Indonesia.

Selain mengunjungi berbagai tempat ikonik Kota Surabaya, mereka belajar alat musik gamelan, latihan beladiri pencak silat, membuat kuliner tradisional, hingga mencoba proses pembuatan batik tulis.

“Khusus belajar membatik, pihak sekolah SMP Muhammadiyah 5 Surabaya sengaja memilih motif gambar dan tulisan bertema tentang perdamaian dunia,” kata Teguh.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved