Breaking News:

Berita Pasuruan

Inspektorat Periksa Penggunaan Anggaran Dispora Kabupaten Pasuruan yang Diduga Dimanipulasi

Inspektorat Kabupaten Pasuruan mulai memeriksa sejumlah berkas penggunaan anggaran kegiatan tahun 2017 di Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Pasuruan

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/galih lintartika
Tim pemeriksa kerugian uang negara dari Inspektorat meninggalkan gedung Kejari Kabupaten Pasuruan usai melakukan penghitungan kerugian negara 

Ia menyampaikan, hari ini proses penghitungan kerugian negara dilakukan di Kantor kejaksaan. Ia berharap, lokasi penghitungan ini bisa memudahkan tim penyidik kejaksaan untuk ikut melakukan pemantauan proses penghitungan.

"Saya berharap, tim Inspektorat menghitung kerugian uang negara secara independen dan tidak masuk angin. Dan sekali lagi, saya berharap, penghitungan ini bisa cepat diselesaikan, dan segera keluar nominal kerugian negaranya, agar kami juga bisa segera melakukan tindakan lanjutan untuk proses hukum kasus ini," urainya.

Sekadar diketahui, anggaran yang menjadi pantauan penyidik tim Kejari Kabupaten Pasuruan adalah anggaran tahun 2017.

Di tahun itu, Dispora yang notabene dinas baru mendapatkan anggaran Rp 12 miliar. Yang menjadi fokus penyidik adalah di anggaran Rp 8 miliar untuk bidang olahraga itu.

Saat itu, Dispora banyak menjalankan kegiatan, mulai dari kegiatan seperti Pekan Seni dan Olahraga Madrasah Diniyah (Madin), jalan sehat sarungan dan masih banyak lagi.

Dari hasil pengumpulan barang bukti dan keterangan (pulbaket), tim penyidik menemukan sejumlah penyimpangan. Ada beberapa kegiatan yang menghabiskan sejumlah anggaran diduga kuat di mark up.

Hal itu diperkuat dengan banyaknya temuan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) kegiatan yang tidak dipenuhi sekaligus didukung oleh bukti kuat , akuntabel dan terpercaya.

Dugaan mark up itu dilakukan hampir di setiap kegiatan yang dilakukan. Nominalnya atau besaran mark upnya bervariasi. Mulai nilai jutaan sampai puluhan juta rupiah. Ada yang mulai Rp 1 juta - Rp 30 juta juga ada.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved