Berita Pamekasan

Foto Viral Bupati Pamekasan Acungkan '1 Jari' Tuai Kritikan, Begini Klarifikasi Baddrut Tamam

Foto viral Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, di media sosial tuai kritikan banyak pihak

Foto Viral Bupati Pamekasan Acungkan '1 Jari' Tuai Kritikan, Begini Klarifikasi Baddrut Tamam
istimewa
Foto viral Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, yang beredar di media sosial saat berpose mengacungkan telunjuk yang diduga sedang berkampanye salah satu paslon Capres-Cawapres di acara Istighosah Kubro bersama KH Maruf Amin. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Foto viral Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, di media sosial tuai kritikan banyak pihak. Di foto viral itu, Baddrut tampak berpose mengacungkan jari telunjuk ke atas saat menghadiri acara Istighosah Kubro bersama KH Maruf Amin di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Selasa (19/3/2019) kemarin.

Kritikan itu muncul lantaran foto viral Bupati Pamekasan tersebut dinilai tidak netral dan melanggar aturan KPU tentang Pemilu. Setelah jadi polemik, Baddrut Tamam langsung menepis kabar miring tersebut.

Baddrut mengakui bahwa memang foto tersebut adalah dirinya dan memang saat itu sedang berpose mengacungkan jari telunjuk ke atas. Kendati demikian, Baddrut berdalih kapasitas dirinya saat melakukan pose tersebut bukan sebagai kepala daerah.

"Saya ini pengurus NU Jawa Timur. Saya juga sekretaris PKB. Saya adalah keluarga besar Nahdlatul Ulama. Saya kemarin hadir ke lapangan mengikuti Istighosah Kubro bersama KH Maruf Amin tersebut karena saya cuti. Terus ada apa?" Kata Baddrut Tamam sembari tersenyum saat ditemui Tribunmadura.com (Grup surya.co.id) di Aula Pendopodo Ronggosukowati Pamekasan, Rabu (20/3/2019).

Baddrut menjelaskan ia mengambil cuti sehari dan kehadiran dirinya di acara tersebut sama sekali tidak memakai fasilitas negara.

"Saya hadir kemarin ke acara Istighosah Kubro tidak pakai fasilitas negara. Saya juga tidak datang ke kantor seharian karena saya cuti. Saya di rumah lalu ke acara itu. Apakah masalah?" sambungnya.

Baddrut menyebut kehadiran dirinya kemarin di acara tersebut adalah sebagai warga bangsa.

"Saya juga punya hak suara. Ada masalah apa emangnya? Mestinya mereka itu yang beranggapan saya tidak baik dan tidak netral itu tanya dulu ke saya jangan langsung komentar," tegasnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved