Berita Regional

Gunung Agung Meletus, Tak Diawali Kemunculan Gempa Vulkanik Seperti Biasanya

Saat terjadi letusan, Gunung Agung mengeluarkan abu berwarna kelabu yang bergerak condong ke arah timur.

Gunung Agung Meletus, Tak Diawali Kemunculan Gempa Vulkanik Seperti Biasanya
antara foto
Sejumlah warga menyaksikan asap disertai abu vulkanis keluar dari kawah Gunung Agung yang masih berstatus awas, di Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Sabtu (9/12/2017). 

SURYA.co.id | DENPASAR - Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali meletus, Minggu (17/3/2019) pukul 08.30 Wita.

Saat terjadi letusan, Gunung Agung mengeluarkan abu berwarna kelabu yang bergerak condong ke arah timur.

Asap letusan ini dapat terlihat dari wilayah Sanur, Denpasar.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 5 mm dan durasi sekitar 39 detik," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Agung, I Dewa Mertayasa saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Minggu (17/3/2019) pagi.

Menurut dia, berdasarkan pengamatan, tinggi kolom abu teramati sekitar 500 m di atas puncak.

Puncak berada di ketinggian 3.642 meter di atas permukaan laut.

Letusan kali ini sama sekali tidak diawali kemunculan gempa vulkanik sebagaimana biasanya.

"Tidak disertai gempa vulkanik ya, hanya kemarin sekali ada gempa vulkanik," kata Dewa.

Saat ini, Gunung Agung berstatus level III (siaga) dengan radius bahaya 4 kilometer dari puncak kawah.

"Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung," ucap Dewa. (Robinson Gamar)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Gunung Agung Kembali Meletus, Abu Berwarna Kelabu Terlihat di Sanur

Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved