Berita Surabaya

Baru Berusia 24 Tahun, Rendra Raih Gelar Doktor Termuda di ITS

Rendra Panca Anugraha menjadi doktor termuda yang diwisuda di ITS, Minggu (17/3/2019). Dia diwisuda di umur 24 tahun 4 bulan.

Baru Berusia 24 Tahun, Rendra Raih Gelar Doktor Termuda di ITS
surabaya.tribunnews.com/sulvi sofiana
Rendra diapit orang tuanya usai prosesi Wisuda ke-119 Institut Teknologi Sepuluh. Dalam wisuda yang berlangsung Minggu (17/3/2019), Rendra sukses jadi Doktor Termuda di ITS. 

Dalam disertasinya, Rendra terfokus pada pemanfaatan Dimethyl Carbonate (DMC) dan Diethyl Carbonate (DEC) sebagai zat aditif pada bahan bakar bensin.

"Indonesia memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap bahan bakar fosil (terutama bensin atau gasoline), padahal sumber daya tersebut sangat terbatas. Makanya saya ingin menawarkan gagasan untuk mengurangi ketergantungan ini dengan menambahkan DMC dan DEC yang dapat diproduksi dari sumber biomassa,"paparnya

Menurut putra pasangan Suwardjito dan Miftachul Djannah ini, selama menjalani program PMDSU, ia sempat dihadapkan pada beberapa persoalan yang menghambat progres penelitiannya.

Salah satunya adalah dalam hal penyediaan bahan eksperimen. Kadang, Rendra sampai harus mencari sendiri bahan eksperimen yang dibutuhkan tersebut di luar negeri, sehingga perlu mengurus surat ekspor-impor barang.

“Sangat sulit untuk menemukan bahan baku penelitian saya di Indonesia,” kenang peraih IPK 3,95 ini.

Meskipun sulit, Rendra tetap berkomitmen untuk menjalani studi doktoralnya sebaik mungkin. Bungsu dari 5 bersaudara ini merasa memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan amanah yang telah dipercayakan negara kepadanya melalui program PMDSU ini.

Semangatnya ini bahkan pernah mengantarkan Rendra untuk melakoni berbagai penelitian sekaligus menghimpun pengalaman di Hiroshima University, Jepang.

Orang tua Rendra, Suwardjito mengungkapkan rasa bangganya pada keseriusan anaknya dalam menyelesaikan studi. Baginya hal terbaik yang bisa dilakukan anaknya yaitu bermanfaat bagi masyarakat.

"Dia sudah bekerja keras untuk pendidikannya, sekarang saatnya mengabdi. Semoga ilmunya bermanfaat,"pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved