Lapor Cak

Jemaah Umrah Mengaku Kesal Tunggu Barang ini hingga Dua Jam di Bandara Juanda 

Setiap kali pulang kembali ke tanah air, jemaah Umrah dibikin kesal di Bandara Juanda Surabaya.

Jemaah Umrah Mengaku Kesal Tunggu Barang ini hingga Dua Jam di Bandara Juanda 
SURYAOnline/nuraini faiq
Jamaah Umrah  saat menunggu keberangkatan di Bandara Juanda Surabaya beberapa waktu lalu. Antrean begini selalu terjadi saat kepulangan jemaah. 

"Tapi kenapa sekarang dilarang mengambil," kata pemilik KBIH itu.

Saat ini PT AP 1 Juanda mempercayakan pihak ketiga PT Taurus Gemilang. Dampaknya pengambilan bagasi memakan waktu panjang. Bisa jadi karena petugas baru tidak cekatan dalam pengambilan bagasi. 

Dampaknya dirasakan langsung jemaah sehingga mereka bisa dibilang kleleran berjam-jam di bandara. Hanya untuk menunggu keluarnya bagasi. Dia mencontohkah pernah pesawat Garuda yang membawa kepulangan jemaah Umrah tiba pukul 12.30.

Namun bagasi baru keluar pukul 14.30. Setelahnya pernah juga untuk pesawat Saudi landing pukul 13.30, bagasinya keluar pukul 14.52.

"Hal begini mbok ya diperhatikan. Kasihan jemaah ada yang sudah sepuh," katanya.

Jika tim handling travel bisa mengakses bagasi tiba akan lebih efektif. Sebab biro travel sudah hapal dengan tas dan bagasi masing-masing. Kalau harus melalui PT Taurus Gemilang harus dua kali kerja. Alurnya juga menjadi panjang untuk sampai pada travel.

Khalid Mawardi, Manajer Area Surabaya Lion menuturkan bahwa soal bagasi itu sudah menjadi wewenang penuh PT Gapura. "Saya belum paham detail soal pihak ketiga yang urus bagasi setelah dari Gapura Angkasa," kata Khalid. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved