Berita Surabaya

Dinkes Jatim Imbau Masyarakat Waspada Penyakit Ini Pasca Banjir

Dinkes Jatim Imbau Masyarakat Waspada Penyakit Ini Pasca Banjir di Jawa Timur

Dinkes Jatim Imbau Masyarakat Waspada Penyakit Ini Pasca Banjir
surya/rahadian bagus
Tim BPBD Madiun mengevakuasi pelajar dan juga warga Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur memberi imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap second disaster atau bencana kedua pasca banjir.

Seperti penyakit leptospirosis atau penyakit yang disebabkan oleh tikus.

Kohar Hari Santoso, Kadinkes Jatim menjelaskan, bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Jatim khususnya Kabupaten Madiun patut diantisipasi.

Sebab banjir yang mulai surut justru akan menimbulkan penyakit tertentu, seperti leptospirosis, diare, penyakit kulit, hingga gigitan ular.

“Kalau banjir biasanya hewan terangkat ke permukaan, sehingga yang perlu diperhatikan mulai kebersihan air, sanitasi, nutrisi. Penyakit leptospirosis sampai 8 maret 2019 sudah ada 33 kasus di Jatim. Dan dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia,” urainya ketika dikonfirmasi SURYA.co.id, Rabu (13/3/2019).

Untuk mengantisipasi penyakit pasca banjir ini, lanjutnya, Dinkes Jatim telah memberikan bantuan berupa pengobatan dan relawan cepat tanggap dalam menghadapi bencana banjir.

“Ada 20 pos yang didirikan untuk membantu masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati dalam menghadapi bencana banjir,” pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved