Minggu, 19 April 2026

Berita Surabaya

Ini 'Karya' Wali Kota Risma Selama 2 Periode Dalam Hal Manajemen Air di Surabaya

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bangun sekitar 60 bozem (waduk) di Surabaya.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: irwan sy
surya/ahmad zaimul haq
Pembangunan bozem di PTC yang saat ini sedang dilakukan Pemkot Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengatakan sejak memimpin kota Surabaya selama dua periode, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bangun sekitar 60 bozem (waduk) di Surabaya. Bozem menjadi salah satu solusi Pemkot Surabaya mengatasi banjir, sekaligus memperbaiki kondisi air yang kuning dan coklat.

"Sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu kalau musim kemarau air di Surabaya berwarna kuning dan coklat. Sementara kita tak punya debit air, sehingga bahan baku air kualitasnya jelek. Air keruh dan sedikit jumlahnya. Tapi kalau ketambahan air hujan, dia jauh lebih baik," jelas Risma soal kondisi air di Surabaya, Selasa (12/3/2019).

Melihat fakta tersebut, Pemkot Surabaya bekerjasama dengan PDAM membuat penampungan air atau bozem.

Selama dua periode kepemimpinannya, setahun Risma mengaku membangun lima sampai enam bozem, bahkan pernah dalam setahun membangun delapan bozem sekaligus.

Bozem menjadi jalan keluar untuk antisipasi banjir saat hujan deras, sekaligus menampung air hujan untuk memperbaiki kondisi air.

"Jadi bozem itu untuk tandon air. PDAM Surya Sembada sudah melayani 98 persen pelanggan, itu tertinggi di Indonesia. Kalau PDAM mau ngambil air, air akan masuk lewat tanah secara otomatis. Terbukti dua atau tiga tahun terakhir air di Surabaya tak lagi kuning," tambah Risma.

Saat Ini Pemkot Surabaya masih terus menambah jumlah bozem.

Risma mengaku sedang menambah dua bozem di kawasan Karang Pilang, Kebraon, dan Bundaran PTC sebesar 1 hektar atau 10 ribu meter persegi.

"Sekarang kita punya tampungan air lebih banyak sehingga kalau kemarau, bisa ambil dari situ. Kita sampaikan ke seluruh OPD kalau mau selamat kita harus menyelamatkan diri kita sendiri. Begitu caranya," tegas Risma.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved