Berita Lumajang

Potret Srikandi dari Lumajang, Nuraini Selawati Satu-satunya Perempuan Anggota Satgas Keamanan Desa

Nuraini Selawati (25), bisa jadi satu-satunya perempuan yang menjadi anggota Satgas Keamanan Desa di Kabupaten Lumajang.

Potret Srikandi dari Lumajang, Nuraini Selawati Satu-satunya Perempuan Anggota Satgas Keamanan Desa
SURYAOnline/sri wahyunik
Nuraini Selawati 

SURYA.co.id | LUNAJANG - Nuraini Selawati (25), bisa jadi satu-satunya perempuan yang menjadi anggota Satgas Keamanan Desa di Kabupaten Lumajang. Karenanya, kehadiran Aini sebagai anggota Satgas Keamanan Desa menjadi sorotan. Aini menjadi satu-satunya perempuan yang tergabung di Satgas Keamanan Desa dari Kecamatan Pasirian yang dikukuhkan pada Rabu (6/3/2019) lalu.

Dari jumlah 330 orang anggota Satgas Keamanan Desa se-Kecamatan Pasirian, Aini satu-satunya perempuan. Sisanya para lelaki.

Ternyata Aini juga seorang kepala dusun di Desa Nguter Kecamatan Pasirian. Karenanya, dia tertarik bergabung di Satgas Keamanan Desa. Dia masuk di Satgas Keamanan Desa Nguter, desa tempat tinggalnya.

“Mengingat jabatan saya sebagai kepala dusun, jadi bagian tugas saya salah satunya menjaga keamanan lingkungan. Untuk itu saya terpanggil untuk menjadi anggota Satgas Keamanan Desa Nguter. Dengan bergabung sebagai anggota satgas, saya lebih mudah mendapatkan informasi tentang perkembangan keamanan dan kerawanan begal maupun pencurian di wilayah sekitar dusun saya. Saya juga suka keliling wilayah uuntuk memantau keamanan lingkungan,” ujar Aini.

Rincian Operasi Plastik Lucinta Luna yang Habiskan Uang Warisan Rp 1 M, Video Pengakuannya Trending!

Aini tergabung di Satgas Keamanan Desa juga bukan tanpa modal. Perempuan ini menguasai bela diri yang dipelajarinya sejak kecil. Karenanya, dia bisa melakukan pertahanan dan perlindungan diri dengan bekal ilmu bela diri tersebut.

Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban takjub dengan kepesertaan satu orang perempuan di Satgas Keamanan Desa itu.

“Saya sendiri takjub saat mengukuhkan anggota satgas keamanan desa se-kecamatan Pasirian ada seorang perempuan yang tergabung dalam Satgas Keamanan Desa Nguter. Pekerjaan menjaga keamanan memang didominasi oleh kaum laki-laki selama ini tapi bukan berarti perempuan tidak mampu," tegas Arsal.

Menurutnya, perempuan memiliki kelebihan tersendiri, seperti intuisi yang tajam setelah memili area otak lebih besar untuk insting pelacakan.

"Dari penelitian psikologi dari berbagai universitas di dunia terdapat beberapa kelebihan yang dimiliki perempuan dibanding laki-laki yaitu perempuan dapat menyelesaikan masalah dengan lebih baik, dan mengerjakan dua hingga enam pekerjaan sekaligus. Selain itu wanita memiliki Intuisi yang tajam, karena area otak yang bekerja pada insting pelacakan lebih besar," imbuh Arsal.

Masih menurut Arsal, perempuan memiliki kemampuan lebih dalam menangkap berbagai isyarat, seperti isyarat dari nada bicara, sorot mata, juga bahasa tubuh.

"Intuisinya bisa digunakan untuk mendesain sistem keamanan yang ada di desanya, karena dia mudah menganalisa penyebab gangguan keamanan yang sering terjadi,” pungkas Arsal.

Satgas Keamanan Desa, merupakan satuan tugas yang beranggotakan warga desa setempat. Mereka merupakan relawan yang tidak dibayar. Mereka berperan menjaga keamanan desa masing-masing, terutama dari tindakan kriminalitas seperti begal dan pencurian hewan ternak.

Satgas keamanan desa juga berperan mendeteksi dini adanya kerawanan sosial. Mereka juga bisa memberikan solusi dini atas persoalan yang terjadi.

Polres Lumajang secara bertahap menginiasasi terbentuknya Satgas Keamanan Desa ini supaya terbentuk di seluruh desa di Kabupaten Lumajang. Selama ini, anggota Satgas ini didominasi oleh warga laki-laki.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved