Berita Pamekasan Madura

323 Surat Suara Pilpres di Pamekasan Madura Diketahui Rusak, Surat Suara Pileg masih Proses ini

Sedikitnya 323 surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang kini masih dalam proses sortir dinyatakan rusak.

323 Surat Suara Pilpres di Pamekasan Madura Diketahui Rusak, Surat Suara Pileg masih Proses ini
antara
Ilustrasi warga melakukan pelipatan surat suara pilpres. Sebanyak 323 surat suara Pilpres 2019 di KPU Pamekasan diketahui rusak. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN – Sedikitnya 323 surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang kini masih dalam proses sortir dinyatakan rusak.

Ketua KPU Pamekasan, Mohammad Hamzah, Minggu (10/3/2019) mengatakan, penyortiran surat suara yang dilakukan dan sudah selesai masih pada surat suara untuk pilpres, namun untuk surat suara lainnya, belum. Sehingga ketika penyortiran surat suara pilpres ini selesai, diketahui yang rusak 323 lembar.

Dikatakan, karena untuk surat suara lain masih dalam proses sortir dan hanya baru surat surat untuk pilppres yang dinyatakan selesai, sehingga untuk kerusakan surat suara pilpres yang diketahui, sedang untu lainnya masig dalam proses sortir.

“Untuk penyortiran surat suara pemilu legislatif, baik ditangkat DPR RI, DPRD Jatim, hingga DPRD kabupaten sekarang masih berlangsung. Kalau ditanya berapa jumlah kerusakannya, tentu kami tidak bisa menyebutkan ke publik, karena penyortiran belum selasai,” kata Hamzah.

Menurut Hamzah, untuk penyortiran surat suara di KPU Pamekasan ini melibatkan sebanyak 150 orang, dari berbagai kalangan dan sebagaian besar dari kalangan perempuan. Para penyortir ini terbagi dalam lima kelompok, yakni, pelipatan surat suara untuk pilpres, DPRI, DPD, DPRD Jatim dan surat suara DPRD kabupaten.

Dikatakan, untuk penyortiran surat suara ini berlangsung sejak Senin (25/2/2019) lalu sebanyak 6.741 kotak. Masing-masing kota berisi 500 lembar surat suara. Namun untuk surat saura pilpres, karena ukurannya kertas suaranya lebih kecil, isinya masing-masing kotak, sebanyak 2.000 surat surat.

“Penyortiran ini diperkirakan tuntas pada akhir sebelum 20 Maret 2019 mendatang, sesuai dengan batas waktu yang ditentukan,” ujar Hamzah.

Penulis: Muchsin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved