Grahadi

Beranda Grahadi

Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Madiun, Gubernur Khofifah Akan Tambah Sudetan Sungai Bengawan Solo

Selama seminggu ini Gubernur Khofifah akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan Bupati/Walikota yang wilayahnya terdampak banjir

Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Madiun, Gubernur Khofifah Akan Tambah Sudetan Sungai Bengawan Solo
Ist/ Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Forpimda Kabupaten Madiun meninjau langsung tempat penampungan sementara bagi para korban terdampak banjir di Balai Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Madiun. 

Saat meninjau banjir di Madiun, Gubernur Khofifah pertama kali meninjau posko umum Balai Desa Garon Kecamatan Balerejo. Di sini Gubernur berdialog dengan warga, sekaligus membagikan sembako. Sekitar 20 menit di sana, dengan menggunakan perahu karet, Gubernur Khofifah melanjutkan peninjauannya ke Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo.

Gubernur Khofifah meninjau rumah-rumah warga yang tergenang banjir. Selanjutnya, Gubernur mengunjungi Pondok Pesantren Wisma Wisnu yang terdampak banjir.

Usai dari Ponpes Wisma Wisnu, Gubernur melanjutkan peninjauannya ke tanggul yang ada di Kecamatan Balerejo. Saat meninjau tanggul, Gubernur Khofifah melakukan koordinasi dengan Kementerian PU dan instansi terkait.

Terakhir, Gubernur Khofifah meninjau posko pengungsian yang ada di Kantor Kecamatan Balerejo.

“Di sini saya memastikan agar para pengungsi mendapatkan makanan yang cukup, tempat mengungsi yang layak, air bersih dan MCK. Saya juga melihat di sini ada layanan kesehatan bagi warga,” katanya yang juga meninjau keberadaan dapur umum di posko pengungsian ini.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para pengungsi. Bantuan ini diantaranya 100 paket sembako dari Biro Kesejahteraan Sosial Setdaprov Jatim, makanan siap saji dan tambahan gizi dari BPBD Provinsi Jatim, serta bantuan pakaian dan selimut dari Kementerian Sosial.

Sementara itu, Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, S.Sos mengatakan, hingga saat ini jajaran baik dari Pemkab Madiun dan Forpimda terus melakukan langkah-langkah evakuasi dan mengoptimalkan ketersediaan pangan baik di posko pengungsian maupun rumah-rumah warga terdampak banjir.

“Kami terus berharap dan berusaha agar tidak ada korban jiwa dan jangan sampai ada keterlambatan bantuan penanganan. Kami bersama Forpimda kantornya pindah disini untuk terus memantau dan melakukan koordinasi,” katanya.

Untuk diketahui, tingginya intensitas hujan yang tinggi sejak Selasa, (5/3.2019) menyebabkan tiga titik tanggul yang berada di Desa Balerejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun mengalami retakan dan jebol. Hal ini mengakibatkan meluapnya sungai Jeroan yang merupakan anak sungai Madiun. Sehingga pada Rabu, (6/3/2019) dini hari, air sungai meluap dan menyebabkan banjir di wilayah Kabupaten Madiun.

Turut mendampingi Gubernur Jatim dalam peninjauan ini, Kepala BPBD Provinsi Jatim, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim, beberapa Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Jatim, Bupati Madiun, serta Forpimda Kabupaten Madiun. (hms)

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved