Berita Pamekasan

Retribusi Ditarik Tiap Hari Namun Fasilitas 'Kacangan', Pedagang Pasar Kolpajung Pamekasan Mengeluh

Menurut sejumlah pedagang, retribusi dipungut setiap hari namun fasilitas Pasar Kolpajung Pamekasan tetap tidak kunjung diperbaiki

Retribusi Ditarik Tiap Hari Namun Fasilitas 'Kacangan', Pedagang Pasar Kolpajung Pamekasan Mengeluh
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Wafiq salah satu pedagang di Pasar Kolpajung Pamekasan saat menunjukkan atap pasar yang rusak dan tak kunjung diperbaiki, Jumat (8/3/2019). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Sejumlah pedagang di Pasar Kolpajung Pamekasan mengeluhkan adanya retribusi yang diminta setiap hari oleh petugas pasar. Menurut sejumlah pedagang, retribusi dipungut setiap hari namun fasilitas pasar tetap tidak kunjung diperbaiki.

Tarif retribusi yang dipungut petugas dengan memberikan karcis berbeda ke setiap pedagang. Selain itu, sejumlah pedagang Pasar Kolpajung Pamekasan sangat menyayangkan petugas pasar yang menagih retribusi dengan cara kasar.

"Kadang petugas pasar kalau tak dikasi itu memaksa. Nagihnya juga setiap hari tapi akses jalan pasar yang becek dan fasilitas pasar yang mulai banyak rusak tidak kunjung diperbaiki," ungkap seorang pedagang sayur yang tidak ingin disebutkan namanya.

Menurut salah satu penjual baju di Pasar Kolpajung Pamekasan, Wafiq, mengungkapkan tarif retribusi di setiap pedagang juga berbeda.

Baik yang berada di dalam pasar yang menggunakan lapak, maupun yang berada di luar pasar yang jualan di pinggir jalan.

"Hitungan per meter dipungut Rp 1.000 ribu. Itu pedagang sayur ada yang bayarnya dua kali karcis jadi Rp 2.000 ribu. kalau seperti saya pedagang baju tarifnya Rp 5.000 ribu. Katanya untuk kebersihan dan keamanan," ujar Wafiq, Jumat (8/3/2019).

Pedagang lainnya mengatakan hal yang sama. Bahkan ada pedagang yang membayar lebih dari Rp 5 ribu lebih besar tarifnya dibanding lainnya.

Pedagang mempertanyakan pungutan retribusi tersebut, karena ada lebih ratusan pedagang di Pasar Kolpajung Pamekasan.

"Kami yang jualan di jalan merasa keberatan dengan bayar karcis tiap hari. Untuk apa pemerintah buat pasar kalau pedagangnya yang juga warga Pamekasan masih disuruh bayar?" ungkap seorang pedagang ikan.

Sedangkan dari pantauan Tribunmadura.com (grup surya.co.id), di Pasar Kolpajung Pamekasan ada tiga petugas yang menagih retribusi ke pedagang dengan membawa karcis. Mereka datang secara bergantian.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved