Berita Magetan

678 Warga Magetan Mengungsi ke Sekolah, Setiap Musim Penghujan Dua Desa ini Langganan Banjir

Banjir yang merendam dua desa di Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan mulai surut, Jumat (8/3/2019).

678 Warga Magetan Mengungsi ke Sekolah, Setiap Musim Penghujan Dua Desa ini Langganan Banjir
SURYAOnline/Doni prasetyo
EVAKUASI - Petugas  mengevakuasi warga Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Magetan untuk diungsikan ke  SDN Ngelang 2. 

SURYA.co.id | MAGETAN - Banjir yang merendam dua desa di Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan mulai surut, Jumat (8/3/2019). Meski begitu warga masih enggan kembali ke rumah karena khawatir sewaktu waktu banjir kembali merendam rumah  mereka.

Sedang dua desa di Kecamatan Kartoharjo, yakni Desa Ngelang dan Jajar menjadi langganan banjir  setiap musim penghujan. Desa Ngelang paling para. Di desa ini ada 226 rumah dan dihuni 678 jiwa yang kini diungsikan.

"Ini hari ketiga warga hidup di pengungsian, masalah yang sangat dibutuhkan yaitu logistik," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan Fery Yoga Saputra kepada Surya.co.id di lokasi pengungsian di SDN Ngelang 2, Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jumat (8/3/2019).

Kecuali itu, tambah Fery, kini mulai muncul penyakit yang biasa menjangkiti warga di pengungsian seperti penyakit kulit, gatal gatal, batuk, dan diare.

"Teman - teman dari bagian kesehatan Polres dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mulai turun melakukan pengobatan di tempat - tempat pengungsian, ada juga petugas kesehatan keliling lokasi banjir mendatangi warga yang masih di rumah," imbuh Fery.

"Droping makan ke lokasi pengungsian dan rumah rumah terdampak tidak ada kendala, karena personil BPBD sangat cukup, apalagi dibantu dari TNI/Polri serta dari Satpol PP dan masyarakat. Soal makanan tidak ada masalah,"kata putra mantan petinggi partai politik Magetan Prayogo Prayitno ini.

Menurut Fery, ketinggian air di dua lokasi banjir ini mulai menyusut, dari hasil pengukuran personil BPBD surut sekitar 20 sentimeter.

" Insya Allah malam nanti mulai kering. Apalagi hujan hari ini tidak turun," ujar Fery.

Bupati Magetan Suprawoto menyebutkan keberadaan personel Satpol PP di lokasi banjir sebagai upaya membantu keamanan dan menyalurkan bahan makanan.

"Kami menerjunkan personel dengan kekuatan penuh. Selain itu kami juga diperintahkan Bapak Bupati untuk mendirikan pos siaga dilokasi pengungsian, hingga bencana banjir berlalu," imbuh Kepala Satpol PP Magetan Chanif Triwahyudi di SDN Ngelang 2, Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan yang jadi tempat pengungsian.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved