Senin, 27 April 2026

Banjir Tulungagung

Ratusan Rumah Warga di Tulungagung Terendam Banjir

Hujan yang melanda wilayah pegunungan di Kecamatan Pucanglaban, kabupaten Tulungagung, Rabu (6/2/2019) sore, memicu banjir bandang di beberapa desa

Penulis: David Yohanes | Editor: Eben Haezer Panca
ist
Petugas BPBD Tulungagung menyisir rumah warga di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, kabupaten Tulungagung 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Hujan deras yang melanda wilayah pegunungan di Kecamatan Pucanglaban, kabupaten Tulungagung, Rabu (6/2/2019) sore, memicu banjir bandang di beberapa desa.

Air setinggi 1,5 meter menggenangi ratusan rumah warga.

Akibatnya warga harus mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, Soeroto mengatakan, wilayah terdampak paling parah ada di Desa Demuk.

"Kami harus mengevakuasi warga karena air terus naik," terang Soeroto, Kamis (7/3/2019).

Banjir dipicu luapan Sungai Pasrepan yang tidak mampu menampung debet air hujan dari arah pegunungan.

Ada sekitar 38 keluarga yang terdampak banjir bandang ini.

Pemprov Jatim Segera Petakan Pembuatan Sudetan di Aliran Bengawan Solo

Dua Desa di Sidoarjo Masih Tergenang Banjir

BPBD bersama potensi SAR setempat menyisir permukiman, untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak banjir.

"Kami juga menyalurkan bantuan bahan pangan untuk warga yang membutuhkan. Selama menunggu surutnya air, mereka butuh logistik," sambung Soeroto.

Selain Kecamatan Pucanglaban, banjir juga melanda Desa Waung, Kecamatan Boyolangu. Di desa ini ada 101 keluarga yang terdampak banjir.

Kemudian di Desa Banjarejo, Kecamatan Rejotangan, ada 300 keluarga yang rumahnya terendam banjir.

Akibat banjir bandang ini, puluhan hektar lahan padi warga rusak dan dipastikan gagal panen.

Selain itu banyak ternak warga yang mati atau hanyut terbawa arus air.

Ditanya mengenai penyebab banjir, Soeroto mengungkapkan, banjir dipicu sungai yang melintasi desa-desa itu tidak mampu menampung air hujan.

Kondisi ini karena adanya pendangkalan maupun penyempitan sungai.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved