Berita Surabaya

Satpol PP Tertibkan Lapak Dagangan di Pasar Pucang, Pedagang Sebut Penertiban Tak Merata

Satpol PP sudah bolak-balik melakukan penertiban di area trotoar Pasar Pucang Anom, namun pedangang tak juga kapok.

Satpol PP Tertibkan Lapak Dagangan di Pasar Pucang, Pedagang Sebut Penertiban Tak Merata
surya/delya octovie
Satpol PP Surabaya melakukan penertiban PKL di trotoar Pasar Pucang Anom, Rabu (6/3/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Surani (33) berulang kali mengatakan penyesalannya meninggalkan kios saat terjadi penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP Gubeng di Pasar Pucang Anom siang itu, Rabu (6/3/2019).

Ia mengaku sedang di area dalam pasar ketika Satpol PP menertibkan dagangan buahnya, yang dijaga oleh kakak iparnya yang sedang hamil besar.

"Saya tadi pas di belakang, tidak tahu kalau ada penggusuran. Ternyata kakak ipar saya yang kena.  Kepalanya dibenturkan oleh Satpol PP waktu rebutan bangku," tuturnya dengan raut kesal.

Surani mengatakan ia menyadari sudah melanggar aturan dengan menaruh meja tambahan di depan kiosnya, dan ditaruh di atas trotoar.

Pedagang lainnya, Muriyati, menyayangkan sikap Satpol PP yang dianggap terlalu kasar kala melakukan penertiban.

"Kami memang salah. Tapi kan tidak seharusnya kasar, apalagi sama orang hamil besar. Orang atas kok semena-mena," keluh Muriyati.

Kemudian, Surani mengeluhkan penertiban Satpol PP yang tidak merata.

Warga asli Madura ini menyebut hanya beberapa kios yang ditertibkan, sedangkan kios lainnya tidak.

Padahal, kios-kios tersebut juga menaruh dagangan di atas trotoar.

"Memang sebenarnya tidak boleh. Tapi kok saya saja yang dibongkar, yang lainnya diam. Sampai buah-buah ini jatuh menggelinding ke jalan raya," ketus Surani.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved