Berita Pamekasan
Mobil Dinas Pemkab Pamekasan Diduga Dibuat Belajar Mengemudi, Warga Protes dan Kasih Ancaman Ini
mobil dinas batik berplat merah milik Pemkab Pamekasan diduga dijadikan sebagai sarana untuk belajar mengemudi
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | PAMEKASAN - Ketua Forum Pemuda Pademawu (FPP) Pamekasan mengaku kecewa karena menemukan sebuah mobil dinas batik berplat merah milik Pemkab Pamekasan yang diduga telah dijadikan sebagai sarana untuk belajar mengemudi pada saat jam kerja aktif.
Ketua FPP Pamekasan, Hairuddin, mengaku kecewa terhadap pejabat yang diduga menyalahi amanah tanggung jawab untuk memanfaatkan mobil dinas tersebut.
"Saya kecewa kerena mobil itu diduga telah dimanfaatkan sebagai mobil latihan mengemudi pada saat jam aktif kerja yakni dikisaran jam 10.30 WIB" kata Hairuddin kepada Tribunmadura.com (grup surya.co.id), Selasa (05/03/2019).
Hairuddin juga mengaku sangat kesal terhadap Pemkab Pamekasan lantaran Rekor Muri Membranding Batik Mobil Dinas yang diraih oleh Pemerintah Daerah setempat itu terkesan hanyalah sebuah pencitraan belaka yang tidak semestinya dipublis secara besar-besaran.
"Kalau karena hanya membranding batik mobil dinas itu kemudian mendapat rekor Muri, itu namanya bukan sebuah prestasi 'PAMEKASAN HEBAT'. Yang hebat itu, jika Pemkab Pamekasan bisa merevisi masyarat pemerima raskin yang tidak tepat sasaran ke masyarakat yang semestinya berhak untuk menerima raskin," ucap Hairuddin.
Hairuddin mengancam akan melakukan aksi demo besar-besaran jika Pemkab Pamekasan tidak bisa memberikan sanksi terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan wewenangnya memanfaatkan mobil dinas tersebut.
Sampai berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi pihak terkait tentang mobil dinas Pemkab Pamekasan yang diduga dijadikan sarana belajar mengemudi.
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/mobil-plat-merah-pamekasan.jpg)