All England 2019
Jadwal All England 2019, Empat Pasangan Indonesia Saling Bertemu di Babak Pertama
Jadwal All England 2019, Empat Pasangan Indonesia Saling Bertemu di Babak Pertama di Biringham Arena, Inggris
SURYA.co.id | BIRMINGHAM - Para pemain bulutangkis ganda campuran Indonesia sudah harus saling berhadapan di babak pertama kejuaraan All England 2019. Event BWF Word Tour Super 1000 ini dijadwalkan berlangsung di Birmingham Arena, Inggris, pada 6-7 Meret 2019.
Jadwal All England 2019 baru diliris BWF pada Selasa (5/3/2019) ini, tapi drawing sudah dilakukan.
Di sektor ganda campuran, pasangan Indonesia harus saling berhadapan pada babak pertama kejuraaan yang menyediakan hadiah total satu juta Dollar AS ini.
Indonesia mengirimkan pemain-pemain top level ke ajang All England 2019 ini, termasuk di sektor ganda campuran yang menurunkan sebanyak enam pasangan.
Keenam pasangan ganda campuran Indoensia di All England 2019, yakni pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuele Widjaja, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow, Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari, Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami, dan Ade Yusuf Santoso/Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira.
Empat dari enam pasangan Indonesia tersebut sudah bertemu di babak pertama.
Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow akan berhadapan dengan Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami.
Sementara Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melawan Hafiz Faizal/Gloria Emanuele Widjaja.
Ini bukan pertama kalinya kedua pasangan ini saling jumpa di turnamen resmi, skor pertemuan sementara imbang 1-1 untuk Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria.
Meskipun pertemuan terakhir dimenangkan Praveen/Melati di Malaysia Masters 2019, dengan skor 21-14, 24-22, namun Praveen/Melati tak boleh menganggap enteng Hafiz/Gloria yang kini penampilannya sedang menanjak.
Pasangan Hafiz/Gloria pada pekan lalu baru saja menjadi runner up di German Open 2019.
"Kalau dibilang merugikan ya memang merugikan karena ketemu teman sendiri di babak pertama. Tapi mau gimana lagi, kami berikan yang terbaik saja. Kekuatan kami cukup imbang, kami sering bertemu di latihan dan pertandingan resmi, sudah tahu apa kebiasaan lawan, kekuatan dan kelemahan mereka di mana," jelas Praveen Jordan dikutip SURYA.co.id dari laman resmi PP PBSI.
Praveen Jirdan mengaku, persiapan sudah cukup maksimal. Dia berharap bisa tampil lebih siap dan motivasinya juga harus dijaga.
"walau lawan teman sendiri yang sudah tahu kami bagaimana, kami tetap optimis bisa menang," aku Praveen.
Selanjutnya, pasnagan Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari bertemu dengan wakil Jerman, Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich.
Sedangkan Ronald/Annisa akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai. Meskipun belum pernah bertemu, namun Ronald/Annisa telah mengantongi strategi dalam menghadapi calon lawan mereka tersebut.
"Kalau target dari pelatih, maunya kami main all out dulu, target kami pribadi maunya semifinal. Kami mewaspadai lawan di babak pertama, pasangan Malaysia ini performanya sedang bagus,"kata Annisa.
"Kami belum pernah bertemu di pertandingan, tapi saya sudah pernah menonton video pertandingan mereka. Kalau secara teknik, mungkin kemampuan kami imbang dengan mereka, tinggal bagaimana kesiapan kami di lapangan dan harus siap capek. Kalau soal persiapan, cukup baik, kami sudah latihan persiapan selama sebulan," sambung Annisa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pasangan-ganda-campuran-indonesia-hafiz-faizalgloria-emanuele-widjaja.jpg)