Berita Tuban

Bulan Februari, Jumlah Penderita Demam Berdarah di Kabupaten Tuban Menurun

Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban mencatat, pada Januari 2019 terdapat 168 penderita, dua dinyatakan meninggal dunia.

Bulan Februari, Jumlah Penderita Demam Berdarah di Kabupaten Tuban Menurun
surya/irwan syairwan
Nyamuk aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah 

SURYA.co.id | TUBAN - Penderita demam berdarah (DBD) di Kabupaten Tuban di bulan Februari menurun dibandingkan Januari sebelumnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban mencatat, pada Januari 2019 terdapat 168 penderita, dua dinyatakan meninggal dunia.

Namun pada Februari menurun menjadi 97 penderita.

Meski menurun, ternyata satu nyawa tak terselamatkan akibat virus dengue dari gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut.

"Untuk penderita DBD bulan Februari ini memang tercatat menurun dibandingkan Januari, tapi juga ada satu yang meninggal dunia," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Endah Nurul Khomariyati, Senin (4/3/2019).

Dia menjelaskan, seperti sebelum-sebelumnya, penyakit demam berdarah ini menyerang berbagai macam usia.

Ada usia anak-anak hingga orang dewasa, jadi tidak mengenal umur.

Endah mengimbau, agar masyarakat selalu waspada untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Sebab, lingkungan yang kumuh bisa menimbulkan penyakit seperti virus dengue dari nyamuk Aedes Aegypti.

"Kita imbau masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat, mulai menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari nyamuk membahayakan," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved