Proses Graduasi Mandiri PKH di Bangkalan Terkendala KPM

Pemerintah baru-baru ini juga melakukan proses Graduasi Mandiri terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH.

Proses Graduasi Mandiri PKH di Bangkalan Terkendala KPM
ist
ilustrasi Program Keluarga Harapan 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus berupaya mengurangi angka kemiskinan melalui berbagai program unggulan. Seperti bantuan sosial berupa Beras Sejahtera (Rastra), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT).

Di balik itu, pemerintah baru-baru ini juga melakukan proses Graduasi Mandiri terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH.

Koordinator PKH Kabupaten Bangkalan, Heru Wahyudi mengungkapkan, Graduasi Mandiri ditujukan kepada penerima manfaat atau KPM PKH yang sudah bisa lepas dari program bansos selama ini.

"Proses graduasi itu untuk penerima manfaat yang dinilai telah mandiri secara ekonomi serta tidak lagi memenuhi syarat kondisional sebagai KPM PKH," ungkapnya, Minggu (3/3/2019).

Ia menjelaskan, penerapan Graduasi Mandiri di lapangan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Itu dikarenakan para KPM sulit diarahkan keluar padahal sudah layak diproses graduasi.

"Untuk menulis surat pernyataan keluar sebagai KPM saja tidak mau. Masak sejak PKH 2007 tidak ada edukasi hingga graduasi," jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya menargetkan kepada para pendamping di lapangan untuk bisa menemukan Graduasi Mandiri dalam satu periode.

"Para pendamping juga kesulitan karena tidak dibekali parameter sebagai penunjuk. Apakah satu KPM itu sudah layak digraduasi atau belum," paparnya.

Karena itu, lanjutnya, Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan mewacanakan pemasangan stiker bertuliskan Penerima PKH di rumah-rumah KPM.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved