Berita Blitar

Minimarket Berjejaring di Kota Blitar Hanya Boleh Beroperasi di 17 Ruas Berikut

Pemkot Blitar menata lokasi pendirian toko swalayan berjejaring berdasarkan ruas jalan. Hanya ada 17 ruas jalan yang boleh dipakai minimarket

Minimarket Berjejaring di Kota Blitar Hanya Boleh Beroperasi di 17 Ruas Berikut
surabaya.tribunnews.com/samsul hadi
Satu minimarket berjejaring yang berdiri di Jl Kartini, Kota Blitar. Pemkot Blitar akan menggeser lokasi minimarket itu karena Jl Kartini kawasan bebas dari minimarket berjejaring. 

SURYA.co.id | BLITAR - Pemkot Blitar menata ulang toko swalayan atau minimarket berjejaring seperti Indomaret dan Alfamart di Kota Blitar.

Pemkot Blitar menata lokasi pendirian toko swalayan berjejaring berdasarkan ruas jalan, bukan per kecamatan.

Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Blitar, Suharyono mengatakan penataan ulang toko swalayan berjejaring itu berdasarkan aturan baru.

Pemkot Blitar mengeluarkan Perda No 1 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pasar Rakyat Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

"Toko swalayan yang dimaksud itu adalah minimarket berjejaring seperti Indomaret dan Alfamart," kata Suharyono, Minggu (3/3/2019).

Tiket KA Lokal Sudah Bisa Dipesan Lewat Online, Calon Penumpang Tak Perlu Antre Lagi

Perda itu juga membatasi jumlah minimarket berjejaring di Kota Blitar. Hanya diperbolehkan ada 22 minimarket berjejaring di Kota Blitar. Lokasi pendirian minimarket berjejaring juga sudah ditentukan berdasarkan ruas jalan.

Ada 17 ruas jalan yang diperbolehkan untuk pendirian minimarket berjejaring. Rinciannya, Jl Cemara, Jl Veteran, Jl Sudanco Supriyadi, Jl Kenari, Jl Palem, Jl Bali, Jl Kalimantan, Jl Imam Bonjol, Jl Tanjung, dan Jl A Yani.
Lalu, Jl Kali Brantas, Jl Anjasmoro, Jl Semeru, Jl Ciliwung, Jl Ir Soekarno, Jl Mahakam, dan Jl Kelud.

Masing-masing ruas jalan itu maksimal hanya diperbolehkan didirikan dua minimarket berjejaring. Sebagian ruas jalan lagi maksimal hanya boleh didirikan satu minimarket berjejaring.

"Saat ini sudah ada tujuh yang mengajukan izin pendirian minimarket berjejaring di sejumlah ruas jalan yang diperbolehkan itu," ujar Suharyono.

Dikatakannya, untuk minimarket berjejaring yang sudah berdiri juga akan disesuaikan dengan aturan baru itu. Saat ini, sudah ada lima minimarket berjejaring yang berdiri di Kota Blitar. Pemkot Blitar akan mengevaluasi keberadaan minimarket berjejaring yang sudah lebih dulu berdiri itu.

Rencananya akan ada satu minimarket berjejaring yang digeser lokasinya. Contohnya, minimarket berjejaring di Jl Kartini. Sesuai aturan baru, Jl Kartini tidak diperbolehkan untuk pendirian minimarket berjejaring.

Selain itu, posisi minimarket berjejaring di Jl Kartini itu berdekatan dengan pasar tradisional. Dalam aturan, jarak minimarket berjejaring dengan pasar tradisional minimal 100 meter.

"Minimarket berjejaring di Jl Kartini akan kami geser ke Jl Anjasmoro. Sekarang masih menunggu izinnya habis dulu. Tapi, kami sudah menginformasikan hal itu ke pemiliknya," kata Suharyono. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved