Berita Surabaya

Pengalaman Komunitas Visto dan Atoz Jatim Menderu di Lautan Pasir Bromo

komunitas mobil Visto Atoz Community (VACt) Jatim United mendapat kesempatan touring ke kawasan wisata Gunung Bromo

Pengalaman Komunitas Visto dan Atoz Jatim Menderu di Lautan Pasir Bromo
surya/sri handi lestari
Komunitas mobil Visto Atoz Community (VACt) Jatim United saat touring ke kawasan wisata Gunung Bromo. 

Selain dari sisi teknis kendaraan, sisi kelihaian pengemudi juga menjadi pengalaman yang cukup menarik, seperti kesasar.

Beberapa unit kutu Atoz dari Plat S, dengan member Tante Eri dan Tante Nur, dari Mojokerto, terpisah dari rombongan di tengah jalur yang gelap dan menanjak.

Salah pilih jalan saat di pertigaan dan harus berbalik arah ditengah kondisi jalan yang seharusnya kurang bagus bagi jenis city car.

Ditengah tanjakan sebelum masuk pos tiket masuk TNBTS, dengan sisi kiri tebing dan kanan jurang, demi rasa kekeluargaan, para member yang tertinggal pun ditunggu.

Ditengah menunggu, ada satu unit kutu yang mengalami masalah, dengan tidak mampu menanjak.

Sang penunggang, om Ardi dari plat W, hampir menyerah dengan memindahkan istri dan dua anaknya menumpang kutu lainnya.

"Saya tunggu di pos saja nanti. Saya tidak berani lanjut ke Bromo, kalau kutu saya bermasalah seperti ini," ungkap Om Ardi. dengan Visto silver matic, warga Wage, Sidoarjo.

Namun setelah yang ditunggu sampai, rombongan masuk pos tiket dan memilih menunggu di rest area Sukapura.

Suasana semakin dingin, saat waktu menunjukkan pukul 03.00 WIB.

Sambil menunggu waktu yang tepat untuk turun, panitia melakukan koordinasi dengan tim pengaman TNBTS untuk rombongan komunitas VACt.

Halaman
1234
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved