Berita Surabaya

Pengalaman Komunitas Visto dan Atoz Jatim Menderu di Lautan Pasir Bromo

komunitas mobil Visto Atoz Community (VACt) Jatim United mendapat kesempatan touring ke kawasan wisata Gunung Bromo

Pengalaman Komunitas Visto dan Atoz Jatim Menderu di Lautan Pasir Bromo
surya/sri handi lestari
Komunitas mobil Visto Atoz Community (VACt) Jatim United saat touring ke kawasan wisata Gunung Bromo. 

Sambil menunggu waktu untuk menuju tujuan utama, para member yang mencapai 41 unit kutu inipun berbaur.

Saling sapa, kenalan, dan istirahat, ditengah udara dingin pengunungan Tengger.

"Tapi kami tidak kuatir, karena ada service car, Pemuda Soekarno. Yaitu Om Karno beserta tim dan peralatan yang dirasa akan kami perlukan bila ada apa-apa terkait kutu kami selama perjalanan," tambah Om Pri.

Tepat tengah malam, touring dengan tagline VACt Indonesia Jelajah Lautan Pasir Berbisik Bromo itupun mulai merangkak naik ke pos masuk Bromo di Sukapura.

Di tengah kabut dan jalur menanjak, dengan kanan kiri silih berganti, antara tebing, jurang, bangunan rumah, homestay dan hotel, tikungan tajam, tanjakan sekaligus tikungan, maupun tikungan dengan turunan, tidak membuat para kutu keder.

Dalam waktu dua jam, rombongan berhasil mencapai pos masuk Bromo di Sukapura.

Sepanjang perjalanan ini, bukan tidak ada kendala. 41 unit kutu dibagi dua kelompok untuk menjaga jarak.

Namun saat semua ditarik, satu kutu, yang bertugas sebagai sweeper (sapu bersih), yaitu Visto om Ketut mengalami ban bocor plus bamper yang pecah.

"Terlalu ceper mungkin ya, karena memang settingannya untuk jalanan kota Surabaya," kata Om Ketut yang domisili di kawasan Rungkut, Surabaya.

Masalah berhasil diselesaikan atas bantuan tim service car dan ditunggu dari kutu yang bertugas sebagai officer 2.

Halaman
1234
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved