Rumah Politik Jatim

Hayono Isman: Milenial harus Berani Ikut Berkontribusi Nyata Memilih Pemimpin yang Baik

Hayono Isman mengajak pemilih pemula atau kaum milenial supaya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) memberikan suaranya.

Hayono Isman: Milenial harus Berani Ikut Berkontribusi Nyata Memilih Pemimpin yang Baik
foto: istimewa
Hayono Isman berbicara di hadapan para pemilih pemula atau pemilih milenial. Hayono mengajak mereka berkontribusi dalam karya nyata untuk memilih pemimpin yang baik. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mendekati pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019, Hayono Isman sebagai Calon Anggota DPR RI Dapil Jatim I dari Partai NasDem terus menyasar para pemilih dari semua kalangan, tak terkecuali pemilih pemula di Surabaya dan Sidoarjo.

Hayono Isman mengajak pemilih pemula atau kaum milenial supaya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) memberikan suaranya. Ia pun berharap supaya mereka menggunakan hak pilihnya. Disebabkan kaum milenial punya peran sangat penting dalam menentukan masa depan bangsa dan Negara

Mantan Menpora era Kabinet Pembangunan VI itu merangkul pemilih pemula agar bisa menggunakan hak suaranya di tahun politik ini, untuk memilih menentukan pemimpin menuju masa depan yang lebih baik.

"Kita harus bisa merangkul semua kalangan, khususnya generasi milenial. Pemilih pemula harus kita rangkul supaya mereka mau memilih untuk menentukan pilihanmya dalam mencari pemimpin bangsa yang lebih baik ke depan," kata Hayono, di Surabaya.

Hayono juga menjelaskan, bahwa dirinya berjuang bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk kepentingan rakyat dan partai NasDem ke depan. Menurutnya, partai NasDem punya garis perjuangan, yaitu restorasi dan politik tanpa mahar.

Politisi senior yang juga putra pejuang kemerdekaan, Mas Isman itu optimis bila partai NasDem menang masyarakat akan sejahtera. Karena dikatakan Hayono, apa yang dilakukan serta diperjuangkan dirinya dan partai NasDem hanya demi kebaikan taraf hidup rakyat.

"Kita partai NasDem sudah door to door (ketuk pintu) terhadap masyarakat yang tidak menentukan pilihannya di Pemilu yang lalu. Insyaallah mereka akan memilih Partai NasDem," ucapnya.

Tak lupa, Hayono juga mengimbau agar masyarakat, terutama anak muda untuk selalu waspada dengan bahaya hoaks atau berita bohong. Hayono berharap anak-anak muda tidak terprovokasi terhadap isu-isu fitnah yang rentan membuat perpecahan.

"Jangan mudah terprovokasi apalagi ikut menyebarluaskan berita hoaks. Jika ikut, maka penyebar informasi itu bisa dikenakan sanksi," pungkasnya.

Sebagai informasi, hal baru yang akan terjadi di Pemilu serentak tahun ini adalah dimana pemilih akan langsung memilih anggota legislatif dan Presiden/Wakil Presiden di saat yang bersamaan. Jadi, pemilih akan mendapat 5 surat suara, yang akan dibedakan dengan warna.

Kelima surat suara tersebut adalah surat suara Presiden dan Wakil Presiden (abu-abu), surat suara Anggota DPR RI (kuning), surat suara anggota DPD RI (merah), surat suara anggota DPRD Provinsi (biru) dan surat suara anggota DPRD Kabupaten/Kota (hijau).

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved