Berita Madiun

Pekan Depan, Satpol PP Kabupaten Madiun Tutup Lima Minimarket Modern Tak Berizin

Rencananya penutupan kelima minimarket tak berizin itu akan dilakukan pada Senin (4/3/2019) minggu depan.

Pekan Depan, Satpol PP Kabupaten Madiun Tutup Lima Minimarket Modern Tak Berizin
surya.co.id/rahadian bagus priambodo
Toko modern di Desa Bagi, Kecamatan Madiun yang tetap beroperasi meski tak memiliki izin. 

SURYA.co.id | MADIUN - Satpol-PP Kabupaten Madiun, telah melayangkan surat peringatan (SP) yang ketiga, kepada lima minimarket modern yang nekat beroperasi meski tak mengantongi izin usaha, Senin (25/2/2019).

Meski sudah mendapat surat peringatan untuk ketiga kalinya, kelima minimarket jejaring itu tetap beroperasi hingga batas waktu terakhir, Kamis (28/2/2019).

Oleh sebab itu, Satpol-PP Kabupaten Madiun akan menutup paksa kelima minimarket tersebut.

Rencananya penutupan kelima minimarket tak berizin itu akan dilakukan pada Senin (4/3/2019) minggu depan.

"Bukan ditunda, memang SP itu ada batasannya, tiga hari kerja. Kami sedang mempersiapkan kelengkapan dan perlengkapaan untuk menutup. Senin (4/3/2019) akan kami laksanakan, sekitar pukul 09.00," kata Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah, Eko Budi Hastanto, saat dikonfirmasi, Kamis (28/2/2019) siang.

Ia menuturkan, dalam penutupan tersebut, nantinya juga akan disaksikan sejumlah dinas terkait.

Di antaranya Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, dan juga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

"Kami pakai prosedur, SOP-nya Satpol-PP. Harus ada berita acara penutupan, ini sedang kami proses. Besok kami juga sampaikan kepada instansi terkait, kami undang dinas dan instansi terkait," kata Eko.

Eko mengatakan, lima minimarket modern yang akan ditutup tersebut berada di empat kecamatan.

Di antaranya, di Desa Ngepeh,Kecamatan Saradan, di Desa Bagi, Kecamatan Madiun, di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, di Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, dan di Desa Ngalandung, Kecamatan Geger.

Sementara itu, Kasatpol-PP Kabupaten Madiun, Supriyadi, mengatakan kelima minimarket tersebut akan ditutup hingga mendapatkan izin dari dinas terkait.

Ia juga mengimbau, agar para pengelola memiliki kesadaran untuk menutup sendiri, sebelum ditutup paksa oleh Satpol-PP.

"Pokoknya yang belum berizin, jangan beroperasi dulu. Nanti setelah dia mengajukan izin dan mendapatkan izin, ya monggo, silahkan buka," katanya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved