Breaking News:

Berita Pasuruan

Kejari Bidik Dugaan Mark Up di Dispora Kabupaten Pasuruan, Begini Reaksi Kepala Dinas

Ķejari sedang mendalami kasus dugaan penyalahgunaan anggaran atau mark up di lingkungan Dispora Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: irwan sy
surya/galih lintartika
Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan Denny Saputra 

Denny menjelaskan, proses pemeriksaan ahli ini sudah dilakukan. Dikatakannya, pihaknya masih menunggu hasilnya.

Paling lambat, hasil pemeriksaan dari ahli itu keluar satu bulan setengah dari sekarang.

"Hasil ahli itu untuk memperkuat data kami. Jadi, jelas berapa uang negara yang hilang dan berapa kerugian negara secara total," ungkapnya.

Denny enggan merinci kasus ini. Ia berdalih masih menunggu hasil dari ahli yang memeriksa kerugian negara.

Setelah hasil ahli keluar, pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk menentukan siapa yang harus bertanggung jawab dalam kasus ini.

"Intinya, ada mark up. Yang kami bidik itu. Selisih banyak sekali dan mark up yang dilakukan oleh Dispora sudah berlebihan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan, Abdul Munif, saat dihubungi Surya belum banyak berkomentar terkait pemeriksaan dugaan korupsi yang dilakukan Kejari Kabupaten Pasuruan.

Ia berdalih akan memberikan keterangan lebih lanjut setelah pulang dari rumah sakit.

Saat dihubungi Surya, yang bersangkutan sedang periksa di rumah sakit karena kondisi tubuhnya yang kurang baik.

"Saya di rumah sakit, semalam pulang jam 1 malam dari penutupan Pospeda (Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren). Batuk, pilek dan semuanya. Nanti setelah itu, saya akan jelaskan mas," tandas Munif.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved