DPRD Kota Surabaya

DPRD Rekomendasikan Tak Ada Pengosongan Hitech Mall, Cak Ji: 1 April 2019 Pedagang Tetap Jualan

DPRD Kota Surabaya melalui hasil rapat Ketua DPRD, Komisi A, dan perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) memutuskan tidak ada pengosongan di Hitech Mall.

DPRD Rekomendasikan Tak Ada Pengosongan Hitech Mall, Cak Ji: 1 April 2019 Pedagang Tetap Jualan
SURYAOnline/nuraini faiq
HITECH MALL- Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji saat meninjau kondisi Hitech Mall Surabaya, Kamis (28/2/2019). 

 SURYA.co.id | SURABAYA - DPRD Kota Surabaya melalui hasil rapat Ketua DPRD, Komisi A, dan perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) memutuskan tidak ada pengosongan terhadap gedung Hitech Mall. Rapat itu meminta Pemkot mengizinkan para pedagang tetap berjualan di mal IT terbesar di Jl Kusuma Bangsa tersebut.

"Keputusannya adalah, tidak ada pengosongan gedung Hitech Mall pada 1 April 2019. Pedagang tetap bisa berjualan seperti biasa," kata Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji usai rapat hearing di Komisi A, Kamis (28/2/2019).

Cak Ji, panggilan akrab Armuji, menegaskan bahwa yang saat ini diperlukan adalah bagaimana mengakomodasi para pedagang yang berjumlah lebih dari 400 pedagang. Mereka mempekerjakan ribuan karyawan.

Mulai April 2019, Pemkot Surabaya Ambil Alih Hitech Mall 

Mimpi Besar Walikota Risma setelah Hi Tech Mall Diserahkan Pemkot Surabaya pada 1 April 2019 

VIDEO - Hi Tech Mall Surabaya, Riwayatmu Kini

Para pedagang tersebut resah setelah sebelumnya turun jalan mendemo Balai Kota. Namun tak ditemui pihak Pemkot. Mereka membawa seluruh karyawannya mempertanyakan kejelasan nasib mereka pasca 1 April 2019. Saat dimana masa hak guna pengelolaan PT Sasana Boga habis.

Pihak ketiga inilah yang selama ini mengelola Hitech Mall. Hak guna pengelolaan atau BOT (build-operate-transfer) akan habis setelah 30 tahun mengelolaan. Selanjutnya, gedung Hitech Mall akan diserahkan kepada Pemkot Surabaya selaku pemilik aset.

"Selanjutnya nanti dibicarakan bersama setelah 1 April 2019, formulanya bersama Pemkot bagaimana. Sebab pedagang sudah dijanjikan Pemkot pada tahun lalu bahwa Hitech Mall tetap ada dan pedagang tetap bisa berjualan," kata Cak Ji.

Armuji menyapa pedagang Hitech Mall Surabaya.
Armuji menyapa pedagang Hitech Mall Surabaya. (SURYAOnline/nuraini faiq)

Pedagang Mengadu
Karena menyangkut mata pencarian, puluhan perwakilan pedagang Hitech Mall itu mengadu ke Komisi A DPRD Surabaya. Mereka ditemui Ketua Komisi A Herlina Harsono Njoto serta angotanya dan Ketua DPRD Armuji. Hadir pula Bappeko Surabaya yang diwakili Ivan Wijaya.

Kemudian ada pula perwakilan Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah, Bagian Perkonomian, serta para pedagang. Pedagang resah atas edaran surat Pemkot Surabaya yang meminta agar Hitech Mall dikosongkan mulai 1 Maret 2019.

"Kami ingin klarifikasi permintaan pengosongan ini. Apakah kami diminta pergi atau PT Sasono Boga saja," kata Fathur Rahman, pedagang.

Bagian Pengelolaan Bangunan dan Tanah menyampaikan bahwa Pemkot dan PT Sasana Boga meneken perjanjian pengelolaan Hitech Mall pada 28 Mei 1984. Masa pengelolaan itu akan berakhir 31 Maret 2019.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved