berita Jember

Bupati Jember Sebut Tim Unit Reaksi Cepat Sudah Keliling Mendata Jalan Rusak

Bupati Jember, Faida menegaskan bahwa dirinya telah menurunkan petugas untuk menjawab keluhan warga seputar kerusakan jalan di berbagai tempat.

Bupati Jember Sebut Tim Unit Reaksi Cepat Sudah Keliling Mendata Jalan Rusak
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Jalan berlubang di Jl M Yamin, Jember. 

SURYA.co.id | JEMBER - Bupati Jember, Faida menegaskan bahwa dirinya telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga menutup jalan berlubang di Jember. Faida mengaku dirinya mendengar keluhan dari masyarakat perihal jalan-jalan berlubang tersebut.

"Ya, saya sudah dengar tentang keluhan jalan berlubang. Pokoknya saya sudah perintahkan kepada DPU Bina Marga untuk segera memberpabiki jalan yang rusak. Saat ini tim URC (Unit Reaksi Cepat) DPU Bina Marga sudah keliling untuk melakukan pendataan," kata Faida kepada Surya, Rabu (27/2/2019).

Ia menjanjikan dalam waktu dekat, setelah pendataan selesai, proses perbaikan jalan akan segera dilakukan. Dia mengakui beberapa waktu terakhir masih menata orang supaya bekerja secara cepat dan tanggap terkait beberapa persoalan termasuk perihal perbaikan insfrastruktur itu.

Menurutnya, jalan berlubang yang hanya perlu perawatan, seperti penambalan bisa segera dilakukan. "Tapi saya minta daerah yang diprioritaskan daerah yang kondusif, yang tidak pakai demo-demo itu nanti jalannya diperbaiki. Kalau tidak kondusif ya cukup ditambal saja," imbuhnya.

Tim URC, lanjutnya, selain mendata juga berkoordinasi dengan pihak provinsi. Sebab jalan rusak yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, maka perbaikannya diserahkan kepada mereka. Namun jalan rusak yang menjadi wewenang Pemkab Jember akan diperbaiki oleh Pemkab Jember.

"Anggaran kan sudah ada di APBD, jadi setelah pendataan selesai nanti bisa langsung dikerjakan," katanya.

Buru Perampok di Sidoarjo, Polisi Cari Rekaman CCTV

Target Penjualan Tak Tercapai, Sales Ponsel Dapat Hukuman Lari 3 KM Hingga Makan Garam dan Terasi

Mayat di Jombang yang Semula Dikira Boneka Manekin, Ternyata Korban Pembunuhan

Seperti pernah diberitakan, warga mengeluhkan jalan berlubang di sejumlah daerah di Jember. Jalan berlubang tersebar di hampir semua kecamatan di Jember.

Keluhan tentang jalan berlubang antara lain disampaikan oleh warga sekitar Desa Cangkring Kecamatan Jenggawah, juga warga kawasan perkotaan. Tiga kecamatan di kawasan kota tidak luput dari jalan berlubang ini.

Jalan berlubang di kawasan kota bisa ditemukan di banyak titik antara lain Jl M Yamin, Jl Agus Salim, Jl Kh Shiddiq, Jl Gajah Mada, Jl Bungur, juga Jl Karimata.

Beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan yang diwarnai lubang tersebut. Eko, seorang penjual nasi di Jl M Yamin mengaku, selama sebulan terjadi tiga kali orang terjatuh dari motornya karena menghindari lubang yang berada di depan warungnya. Lubang yang cukup dalam di depan warungnya itu diberi penanda ban.

"Tapi kalau hujan deras kadang nggak terlihat lubang dan ban-nya. Selama sebulan ada tiga kali orang terjatuh di depan warung saya ini karena menghindari lubang itu," kata Eko yang ditemui Surya, Selasa (19/2/2019) lalu.

Orang terjatuh juga beberapa kali terjadi di depan Kantor PLN Area Jember di Jl Gajah Mada Kecamatan Kaliwates. Semenjak ada lubang di jalan raya depan kantor tersebut dua bulan terakhir, ada sembilan orang terjatuh dari motornya karena menghindari atau kaget akibat lubang tersebut.

Akibat kerapnya kecelakaan di titik tersebut, petugas keamanan PLN memberikan tanda kuning melingkar di lubang tersebut. Beberapa orang pengendara yang kecelakaan di jalan itu sampai harus dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya cukup parah.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved