Berita Blitar
Baru Dua Kader PDIP yang Resmi Mendaftar Calon Wakil Wali Kota Blitar
Sampai hari ketiga baru dua orang yang mendaftar secara resmi sebagai calon wakil wali kota di kantor DPC PDIP Kota Blitar.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | BLITAR - Sudah ada dua orang mendaftar sebagai calon wakil wali wali kota Blitar di kantor DPC PDIP Kota Blitar sampai hari ketiga pendaftaran, Rabu (27/2/2019).
Satu pendaftar lagi, yaitu, Sukardji, yang menjabat sebagai wakil ketua bidang hukum dan advokasi DPC PDIP Kota Blitar.
"Kemarin ada satu lagi pendaftar calon wakil wali kota, yaitu, Pak Sukardji. Dia datang ke kantor mendadak sekitar pukul 13.30 WIB," kata Sekretaris Tim Penjaringan Calon Wakil Wali Kota DPC PDIP Kota Blitar, Lisi Sri Sumiarsih, Rabu (27/2/2019).
Lisi mengatakan sampai hari ketiga ini baru ada dua orang yang mendaftar secara resmi sebagai calon wakil wali kota di kantor DPC PDIP Kota Blitar.
Sebelumnya, Bendahara DPC PDIP Kota Blitar, Sutanto alias Genik sudah mendaftar pada hari pertama pembukaan pendaftaran.
"Sementara baru dua orang yang resmi mendaftar, yaitu Sutanto dan Sukardji," ujarnya.
Dikatakannya, pembukaan pendaftaran calon wakil wali kota masih sampai Kamis (28/2/2019) pukul 14.00 WIB.
Lisi memperkirakan beberapa kader lain akan mendaftar pada hari terakhir.
Sebab, sudah ada dua kader yang mengambil formulir pendaftaran di kantor DPC PDIP Kota Blitar.
Dua kader yang sudah mengambil formulir pendaftaran, yaitu, Syahrul Alim dan Sugeng Praptono.
Syahrul merupakan wakil bendahara DPC PDIP Kota Blitar.
Sedangkan Sugeng menjabat wakil ketua bidang kaderisasi DPC PDIP Kota Blitar.
"Tapi, sampai sekarang baik Syahrul dan Sugeng belum mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor DPC," ujar Lisi.
Sedangkan Henry Pradipta Anwar, putra sulung Wali Kota Blitar nonaktif M Samanhudi Anwar, kata Lisi, masih belum mendaftar.
Henry juga belum berkomunikasi dengan tim penjaringan.
Padahal, di internal DPC PDIP Kota Blitar, nama Henry juga disebut-sebut akan mendaftar sebagai calon wakil wali kota.
"Kalau Henry sampai sekarang juga belum berkomunikasi dengan tim penjaringan. Waktu rapat internal DPC, ada tujuh nama yang disebut akan daftar sebagai calon wakil wali kota, termasuk Henry," katanya.
Seperti diketahui, PDIP Kota Blitar sedang menjaring calon wakil wali kota untuk mendampingi Santoso.
Santoso yang sebelumnya menjabat wakil wali kota akan menggantikan posisi Samanhudi sebagai wali kota Blitar.
Saat ini, Samanhudi terjerat kasus dugaan suap yang ditangani KPK.
Samanhudi sudah divonis lima tahun penjara dan denda 500 juta.
Hak politik Samanhudi juga dicabut selama lima tahun.
Kasus Samanhudi masih proses banding.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sukardji-pakai-batik-usai-mendaftar-sebagai-calon-wakil-wali-kota-pdip-kota-blitar.jpg)